Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Komisi II Dorong CKG Tak Berhenti pada Pemeriksaan, Edukasi Kesehatan Diperkuat

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Komisi II DPRD Kota Tangerang mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Hingga 31 Juli 2026, tercatat sebanyak 747.455 warga telah memanfaatkan layanan tersebut atau mencapai 92,71 persen dari target yang ditetapkan.

Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang, Syamsuri, menilai capaian tersebut menunjukkan layanan kesehatan melalui program CKG telah mampu menjangkau masyarakat secara luas. Ia juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang beserta jajaran Puskesmas yang telah mendukung pelaksanaan program.

“Alhamdulillah, hasilnya cukup memuaskan. Kami dari Komisi II mengapresiasi kinerja Dinas Kesehatan dan seluruh Puskesmas. Capaian CKG mencapai 92,71 persen atau 747.455 warga, bahkan tertinggi di Provinsi Banten,” ujar Syamsuri saat dihubungi, Rabu (12/8/2026).

Menurutnya, capaian tersebut perlu dijadikan momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Pemerintah tidak hanya dituntut mempertahankan jumlah masyarakat yang mengikuti pemeriksaan, tetapi juga memastikan hasil pemeriksaan ditindaklanjuti dengan langkah pencegahan dan penanganan yang tepat.

Syamsuri mengatakan program CKG memiliki peran penting dalam mendeteksi kondisi kesehatan masyarakat sejak dini. Karena itu, hasil pemeriksaan yang diperoleh perlu menjadi dasar bagi penguatan program promotif dan preventif di tingkat masyarakat.

“Capaian ini tentunya perlu kita pertahankan, bahkan kalau bisa lebih baik lagi. Karena ini merupakan bagian dari pelayanan kesehatan kepada masyarakat, tentu kami berharap kinerjanya terus ditingkatkan,” katanya.

Di sisi lain, Komisi II menilai tingginya partisipasi dalam CKG juga memberikan gambaran mengenai kondisi kesehatan masyarakat Kota Tangerang. Dari hasil pemeriksaan, masih ditemukan sejumlah warga yang memiliki persoalan kesehatan, di antaranya kadar gula darah dan tekanan darah tinggi.

Kondisi tersebut dinilai perlu mendapatkan perhatian lanjutan. Syamsuri menilai pemeriksaan kesehatan akan lebih optimal apabila dibarengi dengan edukasi yang mampu mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau kita lihat dari hasil CKG, cukup banyak ditemukan persoalan gula darah dan tekanan darah tinggi. Ini perlu menjadi perhatian dan harus diimbangi dengan edukasi dari seluruh jajaran Dinas Kesehatan,” tuturnya.

Ia pun mendorong Dinkes bersama Puskesmas untuk memperluas sosialisasi mengenai pencegahan penyakit, pola makan sehat, aktivitas fisik, serta pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Menurut Syamsuri, edukasi kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat tidak hanya mengetahui kondisi kesehatannya setelah mengikuti CKG, tetapi juga memahami langkah yang harus dilakukan untuk menjaga dan memperbaiki kondisi tersebut.

Komisi II DPRD Kota Tangerang berharap capaian CKG dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Di saat yang sama, penguatan edukasi kesehatan diharapkan mampu menjadikan program tersebut sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit sejak dini.(Wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *