Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Komisi IV Awasi Perbaikan Jalan agar Sesuai Spesifikasi dan Skala Prioritas

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Komisi IV DPRD Kota Tangerang mendorong Pemerintah Kota Tangerang memastikan setiap pekerjaan perbaikan jalan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, anggaran, serta kebutuhan di lapangan. Pengawasan tersebut dinilai penting agar pembangunan infrastruktur memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Bagus Triyanto, mengatakan percepatan perbaikan sejumlah ruas jalan rusak pada Agustus hingga September 2026 perlu dibarengi dengan pengawasan yang menyeluruh. Menurutnya, setiap pekerjaan harus mengacu pada perencanaan dan anggaran yang telah ditetapkan.

“Kita lihat anggarannya berapa, sesuai dengan spek dan segala macam. Kita telaah laporan-laporan ini dan menjadi acuan kita sebagai pengawasan, mungkin dari temuan Inspektorat, dan BPK,” ujar Bagus saat ditemui, Rabu (19/8/2026).

Ia menjelaskan, pengawasan terhadap proyek jalan tidak semata-mata untuk melihat hasil pengaspalan, tetapi juga memastikan kualitas pekerjaan dapat menunjang keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Infrastruktur jalan yang baik, kata dia, turut berpengaruh terhadap kelancaran mobilitas serta aktivitas perekonomian warga.

Bagus juga meminta Pemkot Tangerang memperhatikan waktu pelaksanaan pekerjaan. Perbaikan jalan yang dilakukan di tengah aktivitas masyarakat perlu diatur sedemikian rupa agar tidak menimbulkan gangguan lalu lintas yang berkepanjangan, terutama pada jam-jam sibuk.

Menurutnya, pengerjaan pada waktu yang menyesuaikan kondisi mobilitas masyarakat dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi dampak terhadap pengguna jalan. Namun, pengaturan tersebut juga harus disertai sosialisasi yang jelas kepada masyarakat.

“Aktivitas masyarakat di Kota Tangerang pada malam hari pasti akan berkurang. Nah, ini harus juga diperhatikan oleh pemerintah, khususnya pelaksanaan di lapangan untuk menyesuaikan jadwal tersebut,” tuturnya.

Di sisi lain, Bagus menilai kebutuhan perbaikan jalan di Kota Tangerang masih cukup luas. Karena itu, pemerintah daerah perlu memiliki pemetaan kondisi infrastruktur yang menjadi dasar dalam menentukan ruas jalan yang harus segera ditangani.

Ia mendorong Pemkot Tangerang melakukan inventarisasi kerusakan jalan secara berkala di seluruh wilayah. Dengan adanya data yang terintegrasi, penanganan dapat dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan dan urgensi, bukan hanya berdasarkan laporan pada titik tertentu.

Bagus juga mengajak masyarakat ikut berperan dalam pengawasan infrastruktur dengan menyampaikan laporan apabila menemukan jalan yang mengalami kerusakan. Menurutnya, kanal pengaduan yang tersedia dapat membantu pemerintah memperoleh informasi kondisi jalan secara lebih cepat.

“Pemkot Tangerang sendiri harus melakukan inventarisasi terhadap kerusakan-kerusakan yang ada di wilayah Kota Tangerang. Sekarang juga untuk pengaduan sudah ada fitur LAKSA pada aplikasi Tangerang LIVE, sehingga masyarakat bisa menyampaikan laporan, tidak hanya dari kami DPRD Kota Tangerang,” jelasnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat dapat mempercepat penanganan jalan rusak sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur dilakukan secara tepat sasaran, berkualitas, dan sesuai dengan skala prioritas.(Wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *