Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Disclaimers
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Limitation on Liability
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Copyright Policy
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
General
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kolaborasi dengan dunia usaha. Salah satunya diwujudkan melalui kerja sama dengan IKEA Indonesia dalam memperluas akses pasar bagi produk-produk lokal.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara IKEA Indonesia dan Pemkot Tangerang untuk memperluas implementasi Program Teras Indonesia. Penandatanganan berlangsung di IKEA Alam Sutera, Kota Tangerang, Selasa (11/8/2026).
Melalui kemitraan tersebut, UMKM Kota Tangerang diharapkan tidak hanya mendapatkan akses pasar yang lebih luas, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar ritel modern.
Group Sustainability and Food Transformation Manager IKEA DFI Retail Group, Hugo Asplund, mengatakan dukungan terhadap UMKM merupakan bagian dari komitmen IKEA Indonesia untuk tumbuh bersama masyarakat.
Menurutnya, pelaku UMKM memiliki potensi besar untuk berkembang apabila mendapatkan akses, ruang, dan kesempatan yang tepat.
“Di IKEA Indonesia, kami percaya bahwa setiap UMKM memiliki potensi untuk terus berkembang ketika diberikan ruang yang tepat. Program Teras Indonesia merupakan wujud komitmen jangka panjang IKEA Indonesia untuk tumbuh bersama masyarakat dan memperkuat ekosistem UMKM,” ujar Hugo.
Ia berharap kerja sama dengan Pemkot Tangerang dapat memberikan lebih banyak kesempatan kepada pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produknya kepada konsumen sekaligus meningkatkan daya saing.
Teras Indonesia Buka Akses Pasar bagi UMKM
Program Teras Indonesia telah dijalankan IKEA Indonesia sejak 2017 sebagai bagian dari upaya mendukung perkembangan UMKM di berbagai wilayah operasionalnya.
Hampir satu dekade berjalan, program tersebut telah membantu lebih dari 1.300 UMKM dalam memperkenalkan dan memasarkan produk mereka.
Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah kesempatan kepada pelaku usaha untuk memasarkan produk di toko-toko IKEA Indonesia tanpa biaya.
Tidak berhenti pada penyediaan ruang pemasaran, IKEA juga memberikan pelatihan dasar kepada UMKM agar lebih memahami kebutuhan dan karakteristik pasar ritel modern.
Materi yang diberikan mencakup penataan produk, strategi penjualan hingga pelayanan kepada konsumen. Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu UMKM meningkatkan kualitas pengelolaan usaha dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan pasar secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, Program Teras Indonesia juga dikembangkan melalui kolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Koperasi, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian.
Kerja sama dengan Pemkot Tangerang menjadi bagian dari langkah perluasan program agar manfaat tersebut dapat menjangkau lebih banyak UMKM di tingkat daerah.
Dorong UMKM Tangerang Naik Kelas
Ketua Harian Dekranasda Kota Tangerang, Suli Rosadi, menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem UMKM yang kuat.
Ia mengatakan, akses pasar menjadi salah satu faktor penting agar pelaku UMKM dapat terus berkembang dan meningkatkan kualitas produknya.
“Kolaborasi merupakan fondasi penting dalam membangun ekosistem UMKM yang tangguh dan berkelanjutan. Melalui kemitraan ini, kami berharap semakin banyak UMKM Kota Tangerang memperoleh akses ke pasar yang lebih luas, meningkatkan kualitas produknya, serta memperkuat daya saingnya,” kata Suli.
Menurutnya, kerja sama tersebut juga diharapkan mampu mendorong semakin banyak pelaku usaha lokal untuk berkembang dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian Kota Tangerang.
Saat ini, Program Teras Indonesia telah tersedia di seluruh toko IKEA Indonesia, di antaranya IKEA Alam Sutera, IKEA Sentul, IKEA Kota Baru Parahyangan, IKEA Jakarta Garden City, IKEA Bali, IKEA Mall Taman Anggrek dan IKEA Surabaya.
Dengan semakin luasnya jangkauan program, UMKM dari berbagai daerah memiliki peluang untuk memperkenalkan produk unggulan kepada konsumen yang lebih luas. Kesempatan tersebut sekaligus dapat menjadi sarana bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kesiapan dalam memasuki pasar ritel modern.
Kolaborasi IKEA Indonesia dan Pemkot Tangerang diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat UMKM lokal, membuka akses pasar yang lebih luas, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.(zma)