Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

APBD 2027 Kota Tangerang Diarahkan untuk Pemerataan Layanan dan Infrastruktur

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,61 triliun dalam rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027. Anggaran tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, dengan prioritas pada penanganan banjir, pemerataan pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur, perluasan kesempatan kerja, serta pengelolaan sampah.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan hal tersebut seusai Sidang Paripurna DPRD Kota Tangerang mengenai jawaban wali kota atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2027, Rabu (14/10/2026).

“APBD bukan sekadar dokumen anggaran, tetapi instrumen untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Setiap program harus direncanakan secara matang, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi warga,” ujar Sachrudin.

Dalam rancangan APBD 2027, Pemkot Tangerang memprioritaskan penanganan banjir di 20 titik rawan dengan cakupan area 50 hektare. Sementara itu, pembangunan dan rehabilitasi sekolah akan disesuaikan dengan kebutuhan serta hasil kajian.

Di sektor lingkungan, Pemkot Tangerang menargetkan pengelolaan 98,61 persen dari proyeksi timbulan sampah sebesar 626.922 ton per tahun. Target tersebut akan didukung pembangunan fasilitas pengolahan sampah di 13 kecamatan, revitalisasi tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS 3R), penguatan bank sampah, serta peningkatan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

Sachrudin menegaskan, pembangunan Kota Tangerang harus dilakukan secara seimbang dengan memperhatikan kebutuhan berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan hingga lingkungan hidup.

Pemkot Tangerang juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dan kementerian terkait untuk memenuhi kebutuhan lahan bagi pembangunan fasilitas publik.

“Yang kita kejar bukan hanya penyerapan anggaran, tetapi hasil dan manfaatnya bagi masyarakat. Karena itu, setiap program harus memiliki prioritas yang jelas, dilaksanakan secara konsisten, dan diawasi agar benar-benar menjawab persoalan warga,” tegasnya.

Ia berharap pembahasan Raperda APBD 2027 bersama DPRD Kota Tangerang dapat berjalan optimal sehingga anggaran yang ditetapkan mampu memperkuat pelayanan publik dan mendorong pembangunan daerah.

“APBD harus menjadi jalan untuk menghadirkan perubahan nyata, menjawab kebutuhan masyarakat, dan memastikan setiap warga merasakan manfaat pembangunan Kota Tangerang,” pungkasnya.(Wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *