Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Dapatkan Berita Terbaru Setiap Hari

Dapatkan Berita Terbaru Setiap Hari

Masukkan alamat email Anda untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Tangerang Raya.

Gratis, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Warga Sindang Jaya Geger Temuan Mayat Tergantung

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | TRM

Warga Kampung Pondok, Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, digegerkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah gubuk kebun cabai, Selasa (4/8/2026).

Korban diketahui berinisial M (31). Korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang mengangon kambing di sekitar lokasi kejadian. Saat itu, saksi hendak berteduh di gubuk tersebut dari terik matahari.

Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis IPDA Ahmad Dasuki membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Polisi bersama Unit Identifikasi Polresta Tangerang dan petugas RSUD Balaraja langsung melakukan pemeriksaan awal serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan keluarga menolak dilakukan visum maupun autopsi,” kata Dasuki.

Ia menjelaskan, pihak keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan visum maupun autopsi serta menyatakan tidak akan menempuh upaya hukum atas peristiwa tersebut.

“Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Kampung Pondok, Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, untuk dimakamkan secara agama,” ujarnya.

Dasuki menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban beberapa kali meninggalkan rumah tanpa memberikan kabar kepada keluarga.

“Korban sempat berpamitan berangkat kerja, namun tidak kembali dan keluarga melakukan pencarian hingga menerima informasi korban telah ditemukan meninggal dunia,” ungkapnya.

Menurut Dasuki, keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyerahkan penanganannya kepada pihak kepolisian.

“Hingga proses evakuasi selesai, situasi di lokasi kejadian berlangsung aman dan kondusif,” pungkasnya. (dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *