Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

SMPN 31 Kota Tangerang Perkuat Karakter Siswa Lewat School of Parenting

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

SMP Negeri 31 Kota Tangerang memperkuat pendidikan karakter siswa melalui kegiatan School of Parenting yang melibatkan orang tua murid kelas VII. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah membangun kolaborasi antara lingkungan pendidikan dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Mengusung tema “Karakter Kuat Masa Depan Hebat”, kegiatan tersebut digelar untuk menyatukan visi antara sekolah dan orang tua dalam menghadapi tantangan pendidikan anak di era digital.

Kepala SMPN 31 Kota Tangerang, Mohamad Soedarmawan, mengatakan tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini semakin kompleks. Selain tuntutan akademik, siswa juga harus menghadapi tekanan pertemanan, perkembangan teknologi, serta perubahan sosial yang berlangsung cepat.

Karena itu, menurut Soedarmawan, sekolah tidak dapat berjalan sendiri dalam mendidik anak. Kolaborasi dengan orang tua menjadi bagian penting untuk memastikan pendidikan karakter dapat diterapkan secara konsisten, baik di sekolah maupun di rumah.

“Melalui kegiatan parenting ini, kita bersama-sama membangun komunikasi, menyatukan visi, dan memperkuat kolaborasi demi tumbuh kembang murid yang lebih baik. Pendidikan terbaik lahir dari kolaborasi yang kuat antara sekolah, orang tua, dan anak,” ujar Soedarmawan, Selasa (18/8/2026).

Soedarmawan menjelaskan, di tengah tingginya penggunaan teknologi dan dinamika lingkungan sosial, pendidikan karakter memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian siswa.

Sekolah, kata dia, bukan hanya tempat siswa memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi mereka untuk mempraktikkan nilai-nilai moral, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan bersosialisasi dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pendidikan karakter juga dapat menjadi salah satu benteng bagi anak dalam menghadapi berbagai dampak negatif lingkungan digital, termasuk perundungan siber (cyberbullying) dan paparan konten yang tidak sesuai dengan perkembangan mereka.

Selain itu, pembentukan karakter sejak usia sekolah dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan sosial dan kepemimpinan yang dibutuhkan dalam kehidupan maupun dunia kerja di masa mendatang.

“Anak yang disiplin lebih mudah mengatur jadwal belajar, dan anak dengan mental positif akan lebih tahan menghadapi kegagalan serta cepat bangkit,” katanya. 

Soedarmawan menegaskan, orang tua memiliki posisi penting karena menjadi guru pertama bagi anak. Dukungan dan pendampingan dari keluarga dapat membantu anak tumbuh dengan rasa aman, percaya diri, sekaligus memiliki motivasi belajar.

Ia juga mengingatkan bahwa orang tua merupakan figur yang menjadi contoh bagi anak dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, pola komunikasi dan keterlibatan orang tua perlu terus dibangun. (Hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *