Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

SMP PGRI 1 Kota Tangerang Perkuat Persiapan TKA 2027

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

SMP PGRI 1 Kota Tangerang mulai mematangkan persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan berlangsung pada Februari 2027. Sekolah memperkuat pembinaan akademik bagi siswa kelas 9 sekaligus mendorong keterlibatan aktif orang tua dalam mendampingi proses belajar anak di rumah.

Kepala SMP PGRI 1 Kota Tangerang, Miftah Syarif, mengatakan bahwa persiapan menghadapi TKA membutuhkan kerja sama antara sekolah dan keluarga. Menurutnya, di tengah dinamika transisi asesmen nasional dan standar kelulusan, dukungan orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam membantu siswa mencapai hasil optimal, baik dari sisi penguasaan materi maupun kesiapan mental.

Miftah menegaskan, persiapan TKA tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada sekolah melalui kegiatan belajar di kelas. Sinergi guru dan orang tua diperlukan untuk menjaga fokus, motivasi, kedisiplinan, serta stabilitas emosional siswa selama menjalani proses persiapan.

Karena itu, SMP PGRI 1 tidak hanya mengandalkan pembelajaran reguler, tetapi juga menyiapkan program kelas khusus dan pembinaan berkala bagi siswa kelas 9. Program tersebut diintegrasikan dengan pelibatan orang tua agar pendampingan belajar dapat berjalan secara berkesinambungan.

Pihak sekolah juga merancang bimbingan akademik intensif. Namun, Miftah mengingatkan bahwa pendampingan psikologis dan pengawasan kedisiplinan di lingkungan keluarga memiliki peran yang sama pentingnya.

“Persiapan menghadapi TKA pada Februari 2027 bukan sekadar mengejar target penguasaan materi ujian semata, melainkan bagaimana kita membangun ketahanan mental anak. Di sinilah peran orang tua sangat penting, mulai dari memantau waktu belajar mandiri di rumah, memastikan kecukupan istirahat, hingga memberikan dukungan emosional agar siswa tidak merasa terbebani secara berlebihan,” ujar Miftah saat ditemui belum lama ini.

Saat ini, jumlah siswa kelas 9 SMP PGRI 1 Kota Tangerang mencapai 243 orang yang terbagi dalam tujuh kelas. Dengan jumlah tersebut, sekolah menyiapkan strategi pembinaan yang terukur agar seluruh siswa memperoleh pendampingan secara optimal, baik dalam kegiatan akademik di sekolah maupun melalui pengawasan orang tua di rumah.

Miftah menjelaskan, salah satu fokus persiapan adalah memperkuat pemahaman konsep dasar, literasi, dan numerasi. Pembelajaran diarahkan agar siswa tidak hanya menghafal rumus, tetapi juga mampu mengembangkan penalaran kritis dan keterampilan memecahkan masalah.

Selain itu, sekolah menggelar simulasi ujian untuk membiasakan siswa menghadapi format soal, mengatur waktu pengerjaan, serta melatih ketenangan saat mengikuti ujian.

Menurut Miftah, terdapat dua mata pelajaran yang akan diujikan dalam TKA, yakni Bahasa Indonesia dan Matematika. Untuk mendukung kesiapan siswa, sekolah menyiapkan program pendampingan khusus yang membahas kisi-kisi materi dan latihan soal secara mendalam.

“Mata pelajaran yang diujikan nanti ada dua, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika. Di sekolah kita ada program pendampingan khusus yang disiapkan bagi siswa untuk mengupas tuntas kisi-kisi materi serta memberikan pembahasan soal secara mendalam,” paparnya.

Di luar kegiatan akademik, Miftah juga menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara pihak sekolah dan orang tua. Orang tua diimbau aktif berkoordinasi dengan wali kelas maupun guru mata pelajaran untuk memantau perkembangan belajar anak secara berkala.

Dengan komunikasi yang terjaga, berbagai kendala belajar diharapkan dapat diketahui dan ditangani sejak dini. Sekolah pun dapat menyesuaikan bentuk pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing siswa.

Melalui persiapan akademik yang terstruktur, simulasi ujian, serta dukungan orang tua di rumah, SMP PGRI 1 Kota Tangerang optimistis siswa kelas 9 dapat menghadapi TKA Februari 2027 dengan kesiapan yang lebih baik dan memperoleh hasil optimal. (Hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *