Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Siswa SMPN 11 Kota Tangerang Unjuk Bakat Seni

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Siswa SMP Negeri 11 Kota Tangerang menunjukkan bakat dan kreativitas melalui beragam pertunjukan seni dalam kegiatan kokurikuler untuk memperingati Bulan Bahasa dan Hari Sumpah Pemuda ke-98. Kegiatan yang berlangsung di pelataran sekolah pada Selasa (27/10/2026) itu menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan diri sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya Indonesia.

Berbagai penampilan memeriahkan acara tersebut, mulai dari pentas musik, pembacaan puisi bertema nasionalisme, seni berpantun khas Nusantara, hingga drama kolosal yang mengangkat pesan persatuan. Penampilan para siswa mendapat perhatian dari peserta didik dan guru yang hadir.

Kepala SMP Negeri 11 Kota Tangerang, Amsir, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Menurutnya, kegiatan kokurikuler merupakan sarana untuk mengembangkan potensi siswa sekaligus memperkuat karakter dan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui momentum Bulan Bahasa dan Hari Sumpah Pemuda ini, kami ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi para siswa untuk mengekspresikan potensi diri, bakat, serta kecintaan mereka terhadap seni dan budaya bangsa. Bahasa Indonesia adalah alat pemersatu bangsa, dan nilai-nilai Sumpah Pemuda harus terus dihidupkan dalam diri generasi muda kita,” ujar Amsir saat ditemui di sela-sela acara.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi pihak sekolah, guru mata pelajaran bahasa dan seni, serta pengurus OSIS. Persiapan dan pelaksanaan pertunjukan menjadi bagian dari proses pembelajaran yang mendorong siswa mengembangkan kreativitas, berpikir kritis, berani tampil di depan umum, dan bekerja sama dalam tim.

Menurut Amsir, beragam pertunjukan yang ditampilkan menunjukkan bahwa siswa memiliki potensi besar untuk berkembang ketika mendapatkan ruang dan pendampingan yang tepat.

“Kita bisa melihat bagaimana anak-anak bereksplorasi dalam penampilannya, membawakan drama, puisi, pentas musik, hingga pantun dengan penuh percaya diri. Ini menunjukkan bahwa kreativitas siswa-siswi SMP Negeri 11 Kota Tangerang sangat luar biasa jika diberikan wadah yang tepat,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan kokurikuler juga berperan dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan rasa percaya diri siswa. Pengalaman berproses bersama dalam menyiapkan pertunjukan diharapkan dapat memperkuat kemampuan sosial sekaligus menumbuhkan tanggung jawab.

Amsir mengapresiasi antusiasme siswa serta dukungan orang tua terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berkomitmen untuk terus mengoptimalkan kegiatan kokurikuler sebagai wadah pengembangan potensi dan pembentukan karakter peserta didik.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme para siswa dan dukungan penuh dari orang tua. Melalui kegiatan kokurikuler ini, kami menaruh harapan besar agar potensi seni dan kreativitas anak-anak dapat tersalurkan secara positif dan terarah,” ujarnya.

Di tengah perkembangan zaman, lanjut Amsir, siswa membutuhkan ruang ekspresi yang sehat untuk mengembangkan kecerdasan emosional dan sosial. Karena itu, kegiatan seni dan budaya di sekolah diharapkan tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga membangun kepekaan, sikap saling menghargai, dan semangat kebersamaan.

Ia berharap pesan persatuan dalam peringatan Sumpah Pemuda serta kecintaan terhadap bahasa dan budaya Indonesia dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Semoga kegiatan ini menjadi motivasi bagi anak-anak kita untuk terus berkarya, berprestasi, dan menjunjung tinggi persatuan bangsa. Ke depan, panggung kreativitas ini tidak hanya berhenti pada unjuk bakat sesaat, tetapi mampu melahirkan generasi muda yang memiliki karakter tangguh, kreatif, berdaya saing, serta mencintai seni dan budaya bangsa,” pungkasnya. (Hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *