Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Irigasi Kasemen

Bagikan: Facebook X WhatsApp

SERANG | tangerangraya.co

Seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di aliran irigasi Kampung Sukaluyu, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa (8/9/2026).

Kapolsek Kasemen, Iptu Ahmad Nasihin, mengatakan jasad tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.40 WIB oleh seorang warga bernama Ari yang hendak membuang sampah di sekitar lokasi.

“terkait temu mayat seorang laki-laki di aliran sungai irigasi pada hari Selasa tanggal 8 September 2026 sekitar pukul 08.00 WIB. Diduga korban terhanyut di aliran irigasi Kampung Sukaluyu, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang,” kata dia.

Nasihin mengatakan, saat ditemukan korban mengenakan kaus berwarna hitam. Korban diperkirakan berusia sekitar 35 tahun. Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui.

“Identitas korban belum diketahui, diperkirakan berusia 35 tahun,” ujaenya.

Berdasarkan keterangan warga, saksi yang pertama kali melihat korban sempat terkejut setelah mendapati sesosok mayat tersangkut di rerumputan aliran irigasi usai membuang sampah.

Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan. Warga yang mendengar teriakan tersebut berdatangan ke lokasi dan selanjutnya melaporkan temuan itu kepada Polsek Kasemen.

Personel Polsek Kasemen bersama Tim Identifikasi Polresta Serang Kota, petugas Rumah Sakit Bhayangkara, dan warga kemudian melakukan evakuasi terhadap jasad korban dari aliran irigasi.

Setelah dievakuasi, jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk mengetahui penyebab kematian sekaligus mengungkap identitas korban, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata saksi, serta berkoordinasi dengan Tim INAFIS Polresta Serang Kota.

“Untuk saksi-saksi kita lakukan pendataan untuk kemudian kita mintai keterangan terkait kesaksian mereka atas peristiwa temu mayat tersebut,” terangnya. (dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *