Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Musim Durian, Baduy Diserbu Ribuan Wisatawan

Bagikan: Facebook X WhatsApp

LEBAK | tangerangraya.co

Musim durian turut mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke kawasan Baduy, Kabupaten Lebak, Banten. Dalam sepekan terakhir, jumlah wisatawan yang datang mencapai ribuan orang dan sebagian di antaranya sengaja berburu durian lokal Baduy.

Kunjungan wisatawan meningkat terutama pada hari libur. Kepala Desa Kanekes atau Jaro Oom mengatakan, jumlah pengunjung pada Selasa pekan lalu mencapai 2.450 orang.

“Ya, saat ini tengah musim durian yang cukup banyak. Ini juga berimbas pada tingkat kunjungan wisatawan ke Baduy. Selasa kemarin pas hari merah, yang datang ke Baduy mencapai 2.450 orang,” kata Oom, Senin (31/8/2026).

Lonjakan kunjungan juga terjadi pada Minggu (30/8/2026). Menurut Oom, jumlah wisatawan yang berkunjung ke kawasan Baduy pada hari tersebut mencapai 3.280 orang.

“Musim durian kali ini cukup banyak dan kualitasnya juga cukup baik. Kemungkinan musim durian sampai akhir September,” ujarnya.

Selain menikmati suasana dan budaya Baduy, sebagian wisatawan memanfaatkan kunjungan untuk membeli durian lokal yang sedang memasuki musim panen. Durian Baduy dikenal memiliki cita rasa manis dan legit dengan sedikit rasa pahit yang lembut.

Aroma durian lokal Baduy juga dinilai cenderung lebih halus dan tidak terlalu menyengat dibandingkan sejumlah jenis durian lainnya. Kondisi tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan yang ingin mencicipi durian khas kawasan Baduy.

Dari sisi harga, durian Baduy relatif beragam tergantung ukuran. Durian berukuran lebih kecil dijual sekitar Rp100 ribu untuk tiga buah, sedangkan durian berukuran besar dapat mencapai Rp60 ribu per buah.

“Harganya dijual bervariatif tergantung dengan ukuran durian, mulai dari Rp100 ribu tiga buah sampai dengan ukuran besar Rp60 ribu,” kata Oom.

Ia menambahkan, wisatawan memiliki pilihan untuk menikmati durian langsung di kawasan Baduy maupun membawanya pulang. “Banyak yang dimakan di tempat, tapi ada juga yang dibawa pulang ke rumah,” ujarnya.

Selain cita rasa, durian Baduy juga memiliki karakteristik dalam proses budidayanya. Buah tersebut ditanam tanpa penggunaan pupuk kimia karena masyarakat Baduy memegang aturan adat yang membatasi penggunaan bahan-bahan tertentu dalam kegiatan pertanian. (Hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *