Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

KIM Cipondoh Makmur Jadi Unit Intervensi BNN, Perkuat Pencegahan Narkoba

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Cipondoh Makmur kembali dipercaya menjadi mitra strategis Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam program Unit Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di Kota Tangerang.

Ketua KIM Cipondoh Makmur Henry mengatakan, sejumlah pegiat KIM akan dilibatkan sebagai agen pemulihan. Mereka akan memberikan dukungan dalam proses rehabilitasi sekaligus membantu upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba, khususnya di lingkungan Kelurahan Cipondoh Makmur.

“Adanya penunjukkan ini, kami ingin membangun lingkungan yang lebih peduli terhadap permasalahan penyalahgunaan narkoba. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi tetapi juga mengambil peran dalam upaya pencegahan dan pemulihan langsung,” ujar Henry, Selasa (6/10/2026).

Menurut Henry, sejumlah pegiat KIM Cipondoh Makmur juga telah mendapatkan pelatihan dari BNN. Pelatihan tersebut mencakup penjangkauan, pendampingan, deteksi dini, hingga edukasi terkait penyalahgunaan narkoba.

Keterlibatan KIM Cipondoh Makmur dalam Unit IBM BNN diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sekaligus mempersempit ruang peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

Selain itu, keberadaan unit tersebut diharapkan dapat menjadi ruang yang aman bagi masyarakat untuk mendapatkan pendampingan dan pelayanan rehabilitasi yang sesuai.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih terbuka lagi, sekaligus bersama-sama membangun lingkungan yang peduli, tanggap dan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.(wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *