Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Kekeringan Melanda, Perumdam TKR Distribusikan 2,5 Juta Liter Air Bersih

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (Perumdam TKR) Kabupaten Tangerang telah menyalurkan lebih dari 2,5 juta liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan selama Juli hingga Agustus 2026.

Bantuan tersebut didistribusikan ke sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang yang mengalami keterbatasan sumber air akibat musim kemarau. Perumdam TKR mengerahkan armada mobil tangki untuk menjangkau wilayah yang membutuhkan, terutama kawasan yang sumur dan sumber air masyarakat mulai mengering.

Air bersih yang disalurkan digunakan masyarakat untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, mencuci hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.

Direktur Utama Perumdam TKR Sofyan Sapar mengatakan, pihaknya berupaya tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat meski musim kemarau turut memengaruhi ketersediaan air baku.

“Musim kemarau panjang memberikan dampak terhadap ketersediaan air baku yang menjadi sumber utama proses produksi air bersih. Namun, kondisi tersebut tidak menghentikan komitmen kami untuk tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sofyan, Kamis (1/10/2026).

Menurut Sofyan, penyaluran air bersih dilakukan berdasarkan pemantauan kondisi di lapangan dan kebutuhan masyarakat. Perumdam TKR juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait untuk menentukan wilayah yang membutuhkan bantuan.

“Kami terus memonitor wilayah yang terdampak dan menyiagakan armada agar bantuan dapat bergerak secara optimal. Kami memahami bahwa air merupakan kebutuhan dasar masyarakat, sehingga pelayanan dalam kondisi seperti ini harus tetap berjalan,” katanya.

Warga Terbantu

Sejumlah warga terdampak kekeringan mengaku terbantu dengan distribusi air bersih dari Perumdam TKR. Bantuan tersebut menjadi salah satu sumber pemenuhan kebutuhan air ketika sumur di lingkungan tempat tinggal mulai mengalami kekeringan.

“Bantuan air ini sangat membantu kami. Ketika sumur mulai sulit mendapatkan air, kami harus mencari sumber lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar seorang warga penerima bantuan.

Sofyan mengatakan, Perumdam TKR akan terus memantau kondisi wilayah terdampak dan menyesuaikan langkah penanganan berdasarkan kebutuhan di lapangan.

“Setiap hari kami pantau kondisi di lapangan. Kami juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk penanganan daerah-daerah yang membutuhkan bantuan air bersih selama kekeringan berlangsung,” ujarnya.

Selain menyalurkan air menggunakan mobil tangki, Perumdam TKR mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau. Penghematan dinilai penting agar ketersediaan air dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan yang paling mendesak.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghemat penggunaan air. Setiap tetes air sangat berarti, terutama dalam kondisi sumber air baku yang sedang mengalami tekanan akibat musim kemarau,” kata Sofyan.

Penyaluran lebih dari 2,5 juta liter air selama Juli hingga Agustus 2026 menjadi bagian dari upaya Perumdam TKR membantu masyarakat Kabupaten Tangerang menghadapi dampak kekeringan.

Perumdam TKR memastikan pemantauan terhadap wilayah terdampak akan terus dilakukan agar distribusi bantuan air bersih dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat selama musim kemarau.(wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *