TANGERANG | tangerangraya.co
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tangerang resmi memulai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang sekaligus Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
Kick-off kegiatan ditandai dengan pembacaan Khotmil Qur’an 30 Juz, zikir, istigasah dan doa bersama yang berlangsung di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Jumat (2/10/2026).
Doa bersama tersebut dipanjatkan untuk para tokoh pendiri dan mantan Bupati Tangerang yang telah berpulang, sekaligus memohon keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang.
Kegiatan itu dihadiri secara langsung jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), organisasi keagamaan Muhammadiyah, serta badan otonom PCNU.
Selain berlangsung secara luring, kegiatan juga diikuti secara daring melalui Zoom Meeting secara serentak dari 29 kecamatan se-Kabupaten Tangerang.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, doa bersama dan istigasah menjadi momentum awal untuk mengawali seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang.
“Hari ini kita mengawali rangkaian HUT Kabupaten Tangerang ke-394 dengan berdoa dan beristigasah. Bukan hanya untuk kita yang hadir di sini, tetapi mendoakan seluruh masyarakat di 29 kecamatan agar senantiasa dalam keadaan sehat, damai, dan sejahtera,” ujar Bupati Maesyal.
Menurutnya, keharmonisan dan toleransi antarumat beragama menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan masyarakat Kabupaten Tangerang yang beragam.
Kehadiran tokoh-tokoh FKUB dari berbagai agama, yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu, bersama organisasi keagamaan Muhammadiyah dan NU, dinilai menjadi bagian dari kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah.
“Kabupaten Tangerang adalah daerah yang multi-umat dan multi-keyakinan. Kita harus saling menghormati, rukun, dan saling merangkul. Pemkab Tangerang berkomitmen untuk selalu memfasilitasi hak beribadah seluruh Umat Beragama sesuai dengan Pancasila dan undang-undang,” tegasnya.
Maesyal juga menyampaikan sejumlah program yang tengah disiapkan Pemkab Tangerang. Di antaranya penyediaan sarana hiburan dan wahana gratis bagi masyarakat di Alun-Alun Tigaraksa selama sepekan, pengajian, serta santunan bagi 1.000 anak yatim yang dijadwalkan Kamis (8/10/2026).
Di bidang pendidikan, Pemkab Tangerang juga terus merumuskan dan memperluas jangkauan program beasiswa secara bertahap. Program tersebut mencakup siswa SD swasta, SMP swasta, Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga program pendidikan sarjana (S1) bagi guru madrasah dan guru agama yang direncanakan mulai 2027.
Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Tangerang Makhmud Jumhur mengatakan, doa bersama dan istigasah tersebut merupakan kick-off rangkaian peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang sekaligus Hari Santri Nasional 2026.
“Alhamdulillah, acara berlangsung sangat khidmat. Kita memanjatkan doa untuk para leluhur dan pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan Kabupaten Tangerang, serta mendoakan para pimpinan daerah agar senantiasa diberikan kekuatan dan ketaatan dalam berkhidmat kepada umat,” tutur Makhmud Jumhur.
Ia menambahkan, PCNU Kabupaten Tangerang tidak hanya menjalankan kegiatan keagamaan, tetapi juga berupaya menghadirkan berbagai program nyata yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. (dam)