Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Bupati Tangerang Wisuda 132 Bayi ASI Eksklusif, Dorong Orang Tua Aktif ke Posyandu

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan Wisuda ASI dalam rangka memperingati Pekan Menyusui Sedunia Tahun 2026 tingkat Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Kamis (6/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 250 bayi turut hadir bersama orang tua masing-masing. Dari jumlah tersebut, 132 bayi dinyatakan berhasil memenuhi kriteria pemberian ASI eksklusif hingga usia enam bulan dan mendapatkan sertifikat Wisuda ASI.

Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah memberikan ASI eksklusif sebagai upaya mendukung tumbuh kembang anak sejak masa awal kehidupan.

“Alhamdulillah hari ini kami hadir dalam rangka memperingati Pekan Menyusui Sedunia Tahun 2026 tingkat Kabupaten Tangerang. Ada 250 bayi yang hadir dan 132 bayi menerima sertifikat Wisuda ASI karena telah mendapatkan ASI eksklusif sesuai ketentuan,” ujar Maesyal.

Selain pemberian sertifikat, seluruh bayi yang hadir juga mendapatkan dukungan berupa suplemen dan makanan tambahan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi serta menjaga kesehatan mereka.

Maesyal menjelaskan, kegiatan Wisuda ASI telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan. Program tersebut akan terus dilanjutkan secara rutin sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.

Menurutnya, pemberian ASI eksklusif merupakan investasi penting dalam membangun generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

“Kami doakan seluruh bayi tumbuh sehat. Mereka inilah yang kelak akan menjadi pemimpin di masa depan. Jika sejak dini kesehatannya terjaga, maka derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Tangerang juga akan terus meningkat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak para orang tua untuk aktif memanfaatkan layanan Posyandu sebagai sarana pemantauan tumbuh kembang anak. Melalui Posyandu, kondisi kesehatan anak dapat dipantau secara berkala oleh tenaga kesehatan dan kader.

“Saya mohon kepada ibu-ibu agar rajin membawa anak ke Posyandu. Di sana pertumbuhan dan perkembangan anak akan dipantau. Kalau ada masalah kesehatan bisa segera diketahui dan ditangani sejak dini,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pemeriksaan rutin di Posyandu penting dilakukan untuk mengetahui perkembangan berat badan, tinggi badan, status gizi, serta kondisi kesehatan anak sesuai tahapan usianya.

Selain pemantauan kesehatan, orang tua juga dapat memperoleh edukasi terkait pemberian ASI, makanan pendamping ASI (MPASI), hingga pemenuhan kebutuhan gizi anak.

Maesyal turut mengingatkan pentingnya pemberian ASI sesuai anjuran hingga anak berusia dua tahun, dengan tetap memperhatikan pemberian MPASI setelah bayi memasuki usia enam bulan agar kebutuhan nutrisi dapat terpenuhi secara optimal.

Melalui kegiatan Wisuda ASI dan penguatan layanan kesehatan anak, Pemkab Tangerang berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ASI eksklusif dan pemantauan tumbuh kembang anak semakin meningkat.(Wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *