Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Bupati Letakkan Batu Pertama Masjid Jami Baiturrohim

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Jami Baiturrohim di Desa Rawa Burung, Kecamatan Kosambi, Rabu (4/11/2026). Pembangunan masjid tersebut diharapkan menjadi sarana ibadah sekaligus pusat kegiatan sosial masyarakat.

Dalam sambutannya, Maesyal mengapresiasi kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat Desa Rawa Burung dalam membangun Masjid Jami Baiturrohim untuk kepentingan umat.

“Kami bersama anggota DPRD Provinsi Banten, anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Pak Camat, para tokoh, para ulama yang hadir di sini di Desa Rawa Burung Kecamatan Kosambi ini. Mudah-mudahan masjid ini bisa rampung sesuai rencana dan bisa digunakan, dimanfaatkan untuk sarana ibadah dan sarana lainnya untuk kepentingan umat dan masyarakat,” ujar Bupati Maesyal.

Ia menegaskan, keberadaan Masjid Jami Baiturrohim nantinya tidak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan ibadah dan syiar Islam, tetapi juga dapat menunjang berbagai aktivitas sosial demi kemajuan Desa Rawa Burung.

“Masjid ini bukan hanya untuk sarana kegiatan ibadah saja, kegiatan-kegiatan lainnya seperti kegiatan sosial dan pertemuan untuk kepentingan umum bisa dilakukan di sini untuk kemajuan Desa Rawa Burung,” tandasnya.

Maesyal juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama merawat dan memakmurkan masjid agar keberadaannya menjadi kebanggaan serta memberikan manfaat bagi seluruh warga.

“Utamanya adalah sarana ibadah ini harus kita pelihara dan rawat bersama untuk kepentingan umat dan kepentingan umum lainnya. Mari kita gotong royong semuanya untuk melaksanakan kebaikan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pembangunan Masjid Jami Baiturrohim, Rukyat Idris, menjelaskan bahwa pemugaran dilakukan karena kondisi fisik bangunan sudah tidak layak dan telah berusia lebih dari 40 tahun.

“Bahwa masjid ini harus kita pugar karena umurnya sudah lama umurnya 40 tahun lebih, menurut keterangan baru sekali terjadi pemugaran maka dari itu kondisi fisik bangunannya beresiko,” ungkap Idris.

Ia mengatakan, pembangunan Masjid Jami Baiturrohim diperkirakan membutuhkan anggaran lebih dari Rp1 miliar. Pihaknya berharap proses pembangunan berjalan lancar dan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah direncanakan.

“Masjid ini mendapat bantuan yang diberikan oleh perusahaan pengelola bantuan dari Saudi Arabia, swadaya masyarakat dan para donatur lainnya,” imbuhnya. (dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *