Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Bansos Beras di Lebak Bertambah, 220.428 KPM Terima 30 Kg untuk Tiga Bulan

Bagikan: Facebook X WhatsApp

LEBAK | tangerangraya.co

Jumlah penerima bantuan sosial (bansos) pangan berupa beras di Kabupaten Lebak, Banten, meningkat signifikan. Sebanyak 220.428 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima bantuan beras untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026.

Setiap KPM akan mendapatkan total 30 kilogram beras untuk penyaluran selama tiga bulan. Bantuan tersebut akan disalurkan melalui Perum Bulog Lebak.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak, Imam Rismahayadin, mengatakan penyaluran bantuan pangan merupakan upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan keluarga sekaligus membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat.

“Setiap KPM akan menerima langsung 30 kilogram beras sesuai dengan realisasi bantuan bulan Juli, Agustus, dan September. Rencananya, pendistribusiannya setelah 17 Agustus,” kata Imam, Jumat (14/8/2026).

Menurut Imam, jumlah penerima bansos pangan beras pada periode Juli-September 2026 mencapai 220.428 KPM. Angka tersebut meningkat dibandingkan periode Januari-Juni 2026 yang tercatat sebanyak 183.753 KPM.

Dengan demikian, terdapat penambahan sebanyak 36.675 KPM atau sekitar 20 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Imam menjelaskan, peningkatan jumlah penerima bantuan tersebut diduga berkaitan dengan penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya masyarakat yang masuk dalam desil 1 hingga 4 berdasarkan data Dinas Sosial.

“Penyebab meningkatnya KPM penerima kemungkinan besar berdasarkan yang mendapat bantuan dari DTSEN desil 1-4 dari Dinas Sosial. Kecamatan Warunggunung, Kalanganyar, dan Cibadak tercatat paling tinggi penambahan KPM penerima bansos pangan,” ujarnya.

Imam mengatakan, penyaluran bansos pangan beras mengacu pada DTSEN 2026 yang telah melalui proses pemutakhiran. Penggunaan data tersebut diharapkan dapat membantu memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat.  (hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *