Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Abu Vulkanik, Pasien Anak RSUD Cilegon Meningkat

Bagikan: Facebook X WhatsApp

CILEGON | tangerangraya.co

Kunjungan pasien anak di RSUD Kota Cilegon, Provinsi Banten, mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir. Keluhan yang banyak ditemukan antara lain batuk, pilek, dan demam.

Pihak rumah sakit menyebut, peningkatan kunjungan tersebut diduga salah satunya berkaitan dengan kondisi paparan abu vulkanik.

Kepala Instalasi Rawat Jalan RSUD Kota Cilegon, Dokter Rose Morisca Baharuddin, mengatakan kunjungan di Poli Anak sempat mencapai sekitar 50 hingga 60 pasien dalam sehari.

Menurutnya, pasien yang datang didominasi anak-anak dengan keluhan batuk, pilek, serta demam tinggi.

“Iya, jadi untuk saat ini penderita atau pasien poli anak, sedang meningkat. Terutama untuk pasien anak yang batuk pilek dan demam. Sepertinya, karena dampak abu Vulkanik,” kata Rose, Selasa (29/9/2026).

Selain keluhan tersebut, RSUD Kota Cilegon juga menangani pasien anak dengan diare serta pasien yang datang untuk melakukan kontrol penyakit lainnya.

Rose mengatakan, pihak rumah sakit terus memberikan edukasi kepada pasien dan orang tua mengenai langkah pencegahan, salah satunya dengan menggunakan masker.

“Jadi, kami memang edukasi kepada pasien dan orang tua pasien, agar menggunakan masker. Gejalanya, sama seperti Flue lainya, batuk pilek yang disertai demam yang tinggi,” ujar Rose.

Ia menambahkan, jumlah kunjungan pasien Poli Anak mulai menunjukkan penurunan. Jika sebelumnya mencapai sekitar 50 hingga 60 pasien per hari, kini berada di kisaran 40 anak.

“Sabtu kemarin, sempat 50 sampe 60 pasien anak dalam sehari. Ada banyak dan kebetulan ruang rawat inap anak sedang meningkat. Karena kiriman dari Poli,” katanya.

Untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik, RSUD Kota Cilegon terus mengingatkan pasien dan orang tua agar memperhatikan upaya pencegahan, termasuk membiasakan anak menggunakan masker, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan. (ian/k6/dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *