Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Limbah Rumah Tangga Disulap Jadi Sabun Cair

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Limbah minyak jelantah yang selama ini kerap menjadi persoalan rumah tangga mulai dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai guna. Bank Sampah Wilayah Barat Kota Tangerang menggelar kegiatan “Edukasi & Workshop Membuat Sabun Cair dari Mijel atau Minyak Jelantah” sebagai upaya mendorong masyarakat mengelola limbah rumah tangga secara lebih kreatif dan bernilai ekonomis.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah dapur, sekaligus mengenalkan pemanfaatan minyak jelantah agar tidak langsung dibuang ke lingkungan.

Workshop diinisiasi oleh pengurus bank sampah dari lima kecamatan, yakni Cibodas, Jatiuwung, Periuk, Karawaci, dan Tangerang. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 peserta pada Selasa (29/6/2026).

Ketua Bank Sampah Wilayah Barat, Saifuddin, mengatakan pihaknya terus mendorong edukasi berkelanjutan mengenai pengelolaan sampah. Salah satunya melalui pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cair.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak membuang minyak jelantah begitu saja karena dapat merusak lingkungan dan saluran air. Melalui edukasi dan praktik langsung ini, limbah rumah tangga dapat kita sulap menjadi produk bernilai guna seperti sabun cair, sehingga minyak jelantah benar-benar membawa berkah,” ujar Udin.

Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten turut memberikan panduan teknis mengenai pengolahan minyak jelantah. Sementara itu, Pembina Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang menyampaikan materi dari sisi ekologi dan regulasi daerah.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah mitra, di antaranya BPJS Ketenagakerjaan dan UMKM Hub PLN Peduli Banten. Dukungan tersebut diarahkan untuk memperkuat aspek ekonomi kreatif sekaligus memberikan pemahaman mengenai perlindungan ketenagakerjaan bagi para pegiat lingkungan.

“Melalui sinergi lintas sektor ini, Bank Sampah Wilayah Barat Kota Tangerang berharap aksi nyata pemanfaatan limbah minyak jelantah mampu memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan volume sampah serta mendorong kemandirian ekonomi warga,” tutupnya. (wil/dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *