Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Wakil Wali Kota Tangsel Turun Langsung Bagikan Ribuan Masker kepada Warga

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGSEL | tangerangraya.co

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memperkuat langkah mitigasi untuk melindungi masyarakat dari potensi paparan abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Salah satunya dilakukan dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat di sejumlah wilayah.

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, turun langsung membagikan masker kepada warga yang berada di kawasan Alun-Alun Pondok Aren, Selasa (8/9/2026). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi udara selama aktivitas vulkanik masih berlangsung.

Pembagian masker melibatkan PMI Kota Tangerang Selatan, Koramil Pondok Aren, Kecamatan Pondok Aren, serta Pramuka. Petugas juga melakukan penyiraman di area alun-alun sebagai langkah pengendalian debu agar partikel yang berada di permukaan tidak kembali beterbangan.

“Jadi pada sore hari ini, kita sedang bersama-sama membagikan masker kepada masyarakat atau warga pengunjung Alun-Alun Pondok Aren. Ya, ini bagian dari upaya sosialisasi kita untuk menerapkan pola hidup sehat, apalagi dalam kondisi saat ini erupsi Gunung Anak Krakatau masih terjadi,” ujar Pilar.

Menurut Pilar, Alun-Alun Pondok Aren menjadi salah satu lokasi yang diprioritaskan karena banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga dan melakukan aktivitas bersama keluarga, terutama pada sore hari.

Pada hari yang sama, sekitar 14 ribu masker didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik yang tersebar di tujuh kecamatan di Kota Tangsel. Selain itu, Dinas Kesehatan Tangsel menyiapkan sekitar 3.000 hingga 4.000 masker melalui puskesmas untuk warga yang membutuhkan.

Pemkot Tangsel juga membuka akses pemeriksaan kesehatan gratis melalui seluruh puskesmas. Masyarakat yang mengalami keluhan seperti gangguan pernapasan, iritasi mata, maupun iritasi kulit setelah terpapar abu vulkanik dapat memanfaatkan layanan tersebut.

Pilar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan selama kondisi abu vulkanik masih berpotensi terjadi.

“Abu vulkanik berbeda dengan debu biasa karena mengandung silika atau SiO2, bahkan sebagian dapat mengandung logam berat. Kalau terhirup tentu berbahaya. Karena itu kami mengimbau masyarakat menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di luar ruangan,” tegasnya.

Selain pembagian masker, upaya pengendalian debu juga dilakukan melalui penyiraman kawasan Alun-Alun Pondok Aren. Metode tersebut dikenal sebagai dust suppression atau pengendalian debu, yang bertujuan mengurangi kemungkinan partikel abu yang telah mengendap kembali terbawa angin.

“Ini seperti yang biasa dilakukan di area konstruksi atau pertambangan. Tujuannya mengendalikan debu supaya tidak mencemari lingkungan dan tidak terhirup masyarakat. Karena itu kami melakukan penyiraman di kawasan alun-alun,” ujarnya.

Langkah serupa sebelumnya juga dilakukan Pemkot Tangsel dengan menyiram sejumlah ruas jalan protokol hingga dini hari. Pelaksanaan kegiatan tersebut dibagi menjadi tiga tim untuk memperluas cakupan penanganan.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Tangsel melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, Polres Tangerang Selatan, Kodim 0506/Tangerang, serta pihak pengembang.

Pemkot Tangsel memastikan upaya mitigasi akan terus dilakukan dengan menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan. Masyarakat juga diimbau tetap tenang, menjaga kesehatan, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pemerintah maupun instansi terkait.(Wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *