Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

160 Keluarga di Keranggan Terdampak Kekeringan, DCKTR Tangsel Salurkan Puluhan Ribu Liter Air Bersih

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Kemarau panjang menyebabkan sejumlah wilayah di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, mengalami kekeringan. Kondisi tersebut membuat kebutuhan air bersih warga meningkat, terutama di delapan titik yang terdampak.

Merespons kondisi itu, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangerang Selatan bersama sejumlah pihak melakukan pendistribusian air bersih kepada warga terdampak.

Sekretaris DCKTR Kota Tangerang Selatan, Budi Rachmat, mengatakan penyaluran air dilakukan menggunakan mobil tangki milik UPTD Pengelolaan Air Limbah Domestik dan Penyediaan Air Minum dengan kapasitas 4.000 liter.

“Pengiriman bantuan air bersih ke lokasi terdampak di Kelurahan Keranggan kami lakukan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Perumdam,” ujar Budi saat dikonfirmasi, Rabu (2/9/2026).

Selain distribusi air menggunakan mobil tangki, DCKTR juga menyediakan 135 toren berkapasitas 2.000 liter. Toren tersebut ditempatkan di sejumlah lokasi yang terdampak kekeringan untuk menampung persediaan air bersih.

Menurut Budi, penyediaan toren dilakukan berdasarkan kajian analisis risiko bencana. Langkah tersebut sekaligus untuk memastikan warga tetap memiliki akses air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Subbagian UPTD Pengelolaan Air Limbah Domestik dan Penyediaan Air Minum, Emon Suryaman, menyebut bantuan air bersih telah berlangsung sejak awal Juli hingga Agustus.

Pendistribusian dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Sejumlah pihak yang terlibat antara lain BPBD Kota Tangerang Selatan, Dinas Lingkungan Hidup, PDAM Tirta Traya Cisadane Serpong, PT Sinarmas Land BSD, Polsek Cisauk, PMI Tangsel, Kelurahan Keranggan, serta pengurus RW dan RT setempat.

Adapun delapan titik yang terdampak berada di RT 001/01 sebanyak 15 KK, RT 002/01 sebanyak 20 KK, RT 005/02 sebanyak 20 KK, RT 006/02 sebanyak 20 KK, RT 009/04 sebanyak 25 KK, RT 009/05 sebanyak 20 KK, RT 011/05 sebanyak 15 KK, dan RT 012/05 sebanyak 25 KK.

Secara keseluruhan, terdapat 160 keluarga yang terdampak kekeringan di wilayah tersebut.

Emon mengatakan, dalam salah satu kegiatan distribusi, sebanyak 8.000 liter air bersih disalurkan menggunakan mobil tangki berkapasitas 4.000 liter.

“Secara keseluruhan, 29.050 liter air bersih dari sumber Perseroda PITS, Perumda Tirta Kerta Raharja, dan PT Sinarmas Land BSD telah disalurkan,” kata Emon.

Upaya bersama tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga selama musim kemarau sekaligus memastikan kebutuhan air bersih tetap terpenuhi.

Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, aparat, dan masyarakat menjadi langkah penting dalam menghadapi dampak kekeringan di wilayah Keranggan.(Wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *