Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Pelajar SMP di Tangerang Jadi Korban Salah Sasaran, Gegara Nonton Tawuran, Tangan Nyaris Putus

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Pelajar SMP di Solear, Kabupaten Tangerang, menjadi korban salah sasaran aksi tawuran. Polisi mengusut kasus dan telah mengantongi identitas terduga pelaku

TANGERANG | tangerangraya.co

Seorang pelajar SMP berinisial AH (15) menjadi korban salah sasaran dalam aksi tawuran di Desa Munjul, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (18/8/2026).

Korban yang merupakan siswa SMP Negeri 4 Solear mengalami luka serius pada pergelangan tangan setelah terkena sabetan senjata tajam. Korban kemudian mendapatkan penanganan medis dan menjalani operasi di Rumah Sakit Tigaraksa.

Kanit Reskrim Polsek Cisoka Ipda Icuk Tulus mengatakan, kejadian bermula ketika korban mengetahui adanya aksi tawuran yang dilakukan sejumlah kelompok pelajar melalui siaran langsung di media sosial Instagram.

Korban kemudian datang ke lokasi untuk menyaksikan kejadian tersebut. Namun, situasi berubah ketika korban hendak meninggalkan lokasi.

Saat akan melarikan diri, kendaraan yang ditumpangi korban mengalami mogok. Dalam kondisi tersebut, AH menjadi korban salah sasaran dari salah satu kelompok yang terlibat dalam tawuran.

“Ketika korban akan kabur, tiba-tiba kendaraan yang ditumpanginya mogok. AH kemudian menjadi korban dari salah satu pihak sekolah yang tawuran tersebut,” ujar Icuk, Rabu (19/8/2026).

Akibat kejadian tersebut, pergelangan tangan kanan korban mengalami luka serius. Polisi menyebut korban telah menjalani tindakan operasi di Rumah Sakit Tigaraksa.

“Untuk kondisi luka korban sendiri itu di pergelangan tangan sebelah kanan. Itu mengalami luka robek dan hampir putus. Namun, sudah dilakukan operasi di Rumah Sakit Tigaraksa,” jelas Icuk.

Polsek Cisoka masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut. Polisi mengaku telah memperoleh informasi mengenai identitas pihak yang diduga sebagai pelaku utama.

Meski demikian, identitas terduga pelaku belum disampaikan kepada publik karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Dari keterangan sejumlah saksi, polisi mengarah pada dua orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

“Kurang lebih untuk mengenali pelaku antara dua orang menurut keterangan dari saksi-saksi yang kami himpun. Namun, untuk nanti perkembangannya nanti kami komunikasikan kembali,” kata Icuk.

Dalam penyelidikan, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa tas milik korban yang ditemukan dalam kondisi terdapat bercak darah.

Kasus tersebut kini masih ditangani Polsek Cisoka. Polisi terus mendalami keterangan saksi dan bukti yang ada untuk mengungkap rangkaian kejadian serta memastikan pihak yang bertanggung jawab.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa aksi tawuran dapat membahayakan siapa pun yang berada di sekitar lokasi, termasuk orang yang tidak terlibat langsung dalam aksi tersebut. (Hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *