Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Wali Kota Cilegon Resmikan Sumur Bulung

Bagikan: Facebook X WhatsApp

CILEGON | Tangerangraya.co

Wali Kota Cilegon Robinsar meresmikan Sumur Bulung di Lingkungan Wilulang, Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak, Senin (10/8/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Cilegon memperluas akses air bersih bagi masyarakat, terutama di wilayah yang masih menghadapi persoalan kekeringan.

Robinsar menegaskan pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah. Ia meminta Perumda Cilegon Mandiri tidak hanya berorientasi pada aspek bisnis, tetapi juga menjalankan fungsi sosial sebagai badan usaha milik daerah.

“PDAM itu adalah anak perusahaan atau badan usaha milik daerah. Perusahaannya milik pemerintah. Tugasnya itu bukan hanya mencari untung, tapi juga bisa memfasilitasi kebutuhan masyarakat. Kalau PDAM bergerak di bidang air, berarti kebutuhan air masyarakat harus terpenuhi,” ujar Robinsar.

Menurutnya, sejumlah wilayah di Kecamatan Pulomerak dan Grogol masih menghadapi keterbatasan air bersih. Kondisi tersebut mendorong Pemkot Cilegon meminta Perumda Cilegon Mandiri memperluas pelayanan hingga wilayah pegunungan dan kawasan rawan kekeringan.

“Saya bilang wilayah Merak, Grogol masih banyak yang kering, masih banyak yang sulit akan air. Makanya saya dorong, saya minta supaya PDAM fokus untuk menyalurkan air di wilayah pegunungan, di wilayah yang kekeringan,” katanya.

Robinsar mengatakan Pemkot Cilegon berkomitmen mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan kekeringan. Ia berharap masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan mendapatkan air bersih pada tahun mendatang.

“Insyaallah perihal kekeringan air, insyaallah saya ikhtiarkan tahun depan sudah tidak ada lagi persoalan perihal kekeringan air,” tegasnya.

Salah satu solusi yang didorong adalah pembangunan jaringan perpipaan. Menurut Robinsar, jaringan pipa dinilai lebih pasti dan berkelanjutan dibandingkan mengandalkan pengeboran sumur baru.

Ia meminta masyarakat yang mengalami kesulitan air untuk berkoordinasi dengan Perumda Cilegon Mandiri agar kebutuhan air dapat dipenuhi melalui jaringan perpipaan.

“Kalau sumurnya kering, butuh air, tinggal telepon PDAM. Nanti PDAM menyalurkan pipanya dipasang ke rumah masing-masing. Jadi itu solusi,” jelasnya. (hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *