Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Wabup Intan Ajak Dunia Usaha Perkuat Kepedulian terhadap Pengelolaan Limbah

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah meminta pelaku usaha di Kabupaten Tangerang semakin serius dalam memastikan pengelolaan limbah domestik dilakukan sesuai ketentuan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas lingkungan sekaligus melindungi kesehatan masyarakat.

Hal itu disampaikan Intan saat menghadiri workshop bertajuk “Kepatuhan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Limbah Domestik” yang digelar PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. di Hotel Haris Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Senin (10/8/2026).

Menurut Intan, pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan seharusnya berjalan beriringan. Perkembangan sektor industri, perdagangan, pergudangan, permukiman maupun berbagai aktivitas usaha memang memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah dan membuka lapangan kerja.

Namun, pertumbuhan tersebut juga harus dibarengi dengan tanggung jawab perusahaan dalam menjaga lingkungan.

“Pembangunan ekonomi dan perlindungan lingkungan tidak boleh dipertentangkan. Keduanya harus berjalan bersama. Dunia usaha harus mampu menunjukkan bahwa peningkatan produksi dan investasi dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kinerja lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujar Intan.

Ia menekankan pengelolaan limbah tidak boleh dilakukan hanya untuk memenuhi kewajiban ketika ada pemeriksaan. Pengelolaan limbah harus menjadi bagian dari sistem manajemen dan budaya kerja perusahaan sehari-hari.

Menurutnya, aktivitas ekonomi jangan sampai hanya memberikan keuntungan bagi perusahaan, tetapi justru menimbulkan beban pencemaran yang harus ditanggung masyarakat maupun generasi mendatang.

“Pengelolaan limbah tidak boleh hanya dilakukan ketika ada pemeriksaan, tetapi harus menjadi bagian dari sistem manajemen dan budaya operasional perusahaan sehari-hari. Jangan sampai kegiatan ekonomi menghasilkan keuntungan bagi perusahaan, tetapi meninggalkan beban pencemaran bagi masyarakat dan generasi berikutnya,” tegasnya.

Intan juga meminta perusahaan memastikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik berfungsi secara optimal. Pemeliharaan harus dilakukan secara rutin dan hasil pengolahan limbah wajib memenuhi baku mutu sebelum dilepaskan ke lingkungan.

Selain itu, ia mendorong penerapan prinsip pengurangan, penggunaan kembali, daur ulang dan pemulihan atau reduce, reuse, recycle, recovery (4R). Efisiensi penggunaan sumber daya serta konsep ekonomi sirkular juga dinilai perlu diterapkan dalam kegiatan operasional perusahaan.

“Pengelolaan lingkungan tidak selalu membutuhkan teknologi mahal, tetapi dapat menggunakan teknologi tepat guna yang efektif, terukur dan mudah dipelihara,” imbuhnya.

Pemkab Perkuat Pembinaan dan Pengawasan

Intan memastikan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan akan terus melakukan pembinaan sekaligus pengawasan terhadap kepatuhan dunia usaha dalam pengelolaan lingkungan.

Perusahaan yang telah memenuhi ketentuan diharapkan dapat menjadi contoh bagi pelaku usaha lainnya. Sementara perusahaan yang masih memiliki kekurangan akan didorong melakukan perbaikan secara bertahap.

Ia berharap workshop tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan peningkatan pemahaman semata. Lebih dari itu, forum tersebut harus menghasilkan komitmen dan langkah konkret dari dunia usaha untuk meningkatkan kepatuhan serta kinerja lingkungan.

“Kita ingin Kabupaten Tangerang tumbuh sebagai kawasan industri dan ekonomi yang kuat. Tetapi kita juga ingin mewariskan sungai yang bersih, air tanah yang terjaga, udara yang sehat, serta lingkungan yang layak bagi anak cucu kita,” pungkas Intan.

Dengan penguatan kepatuhan dunia usaha, Pemkab Tangerang berharap aktivitas ekonomi dapat terus berkembang tanpa mengorbankan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.(Fj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *