Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Unma Banten Gelar Pameran UMKM Hasil KKN 2026, Kelompok 19 Raih Dua Penghargaan

Bagikan: Facebook X WhatsApp

PANDEGLANG | tangerangraya.co

Universitas Mathla’ul Anwar (Unma) Banten menggelar lokakarya dan pameran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hasil program Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) KH Irsyad Djuwaeli, Kabupaten Pandeglang.

Kegiatan tersebut menampilkan berbagai produk UMKM binaan serta inovasi yang dikembangkan mahasiswa selama melaksanakan KKN di 19 desa yang tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Pandeglang.

Selain menjadi ajang memamerkan hasil pendampingan mahasiswa, kegiatan tersebut sekaligus menandai berakhirnya pelaksanaan KKN Unma Banten tahun 2026.

Rektor Unma Banten, Prof. Andriansyah, mengatakan KKN bukan sekadar kegiatan akademik atau formalitas bagi mahasiswa sebelum menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, KKN merupakan ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu sekaligus membangun karakter dan kemampuan kepemimpinan di tengah masyarakat.

“Anda sekalian telah mampu beradaptasi dan memahami kondisi sosial di lingkungan tempat KKN. Hari ini memang hari terakhir KKN, tetapi jejak Anda di desa akan menjadi pengalaman berharga untuk kehidupan selanjutnya. Karena kuliah bukan sekadar mau jadi apa, tetapi tentang apa kiprah kita di masyarakat,” ujar Andriansyah saat membuka lokakarya dan pameran sekaligus menutup pelaksanaan KKN Unma Banten 2026.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unma Banten, Nenden Suciyati Sartika, menjelaskan KKN Unma Banten 2026 mengusung tema “Smart Village Berbasis Halal”.

Program tersebut diikuti sebanyak 450 mahasiswa yang terbagi dalam tiga skema, yakni KKN Reguler, KKN in Office, dan KKN Internasional.

Menurut Nenden, tema Smart Village Berbasis Halal diarahkan untuk mendorong mahasiswa mendampingi masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi desa, termasuk memastikan produk UMKM memiliki aspek kehalalan.

“Tema ini merupakan upaya kami dalam mengimplementasikan bahwa semua produk ekonomi masyarakat harus berbasis halal, selaras dengan program PB Mathla’ul Anwar. Produk-produk yang ditampilkan dalam lokakarya ini diarahkan dan didampingi untuk mendapatkan sertifikat halal,” kata Nenden.

Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya membantu pengembangan produk, tetapi juga memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas dan daya saing usaha.

Dalam kegiatan tersebut, Kelompok 19 KKN Unma Banten 2026 berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dari LPPM Unma Banten.

Dua penghargaan tersebut adalah kelompok dengan program kerja terbaik dan dosen pembimbing lapangan (DPL) terbaik. Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua LPPM Unma Banten, Nenden Suciyati Sartika.

Nenden mengatakan, Kelompok 19 dinilai berhasil menjalankan program kerja yang selaras dengan tema Smart Village Berbasis Halal sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat Desa Weru, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang.

Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah Digitalisasi Pelayanan Administrasi Pemerintahan Desa Weru.

“Program kerja tersebut bukan hanya terwujud, tetapi juga dijadikan pilot project oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Keberhasilan ini tentu tak terlepas dari peran dan bimbingan DPL-nya. Sehingga kami pun memberikan penghargaan kepada Pak Nana Sutisna sebagai DPL terbaik,” jelasnya. (Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *