Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Tangerang 10K Hidupkan Semangat Kota, Ribuan Pelari Ramaikan Jalanan Tangerang

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Kota Tangerang kembali menjadi ruang pertemuan bagi pelari, komunitas, masyarakat, dan pelaku usaha melalui penyelenggaraan Tangerang 10K, Minggu (13/9/2026). Memasuki tahun kedua, lomba lari 10 kilometer tersebut diikuti sekitar 3.000 peserta dan menjadi seri ketiga The Ultimate10K Series Powered by bank bjb 2026.

Sejak pagi, suasana di sejumlah ruas jalan Kota Tangerang berubah menjadi lebih semarak. Para pelari berpacu menyelesaikan rute 10 kilometer, sementara masyarakat ikut memberikan dukungan dari berbagai titik yang telah disiapkan sepanjang lintasan.

Sebanyak 22 cheering point hadir untuk menyuntikkan energi tambahan bagi peserta. Sorakan warga menjadi bagian dari atmosfer perlombaan, terutama ketika pelari mulai memasuki bagian-bagian akhir rute dan berusaha mempertahankan ritme hingga garis finis.

Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Adi Prinantyo, menilai penyelenggaraan Tangerang 10K berjalan dengan baik. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu elemen yang membuat lomba lari tersebut tidak hanya terasa sebagai kompetisi olahraga.

Interaksi antara pelari dan warga juga memberikan pengalaman berbeda bagi peserta. Mereka tidak sekadar berlari mengejar catatan waktu, tetapi sekaligus menikmati suasana kota dan dukungan masyarakat di sepanjang perjalanan.

Tangerang Menunjukkan Potensi Kotanya

Bagi Pemerintah Kota Tangerang, penyelenggaraan event olahraga berskala besar dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang datang dari berbagai wilayah.

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, kedatangan ribuan peserta dapat menciptakan aktivitas yang berdampak lebih luas dari sekadar kegiatan olahraga.

Mobilitas peserta dan pendukung berpotensi mendorong aktivitas di berbagai sektor, seperti hotel, transportasi, kuliner, ritel, hingga usaha masyarakat. Dengan demikian, sebuah event olahraga dapat menjadi momentum untuk mempertemukan aktivitas olahraga dengan pergerakan ekonomi kota.

Konsep tersebut menjadi bagian penting dalam The Ultimate10K Series. Setiap kota penyelenggara tidak hanya menawarkan lintasan perlombaan, tetapi juga karakter masyarakat, komunitas, destinasi, dan potensi ekonomi yang berbeda.

Direktur Operasional bank bjb, Herfinia, mengatakan pengalaman dari tiga kota yang telah menjadi tuan rumah menunjukkan bahwa masing-masing daerah mempunyai kekuatan tersendiri.

“Setelah melalui bank bjb Bandoeng10K, Suroboyo10K, dan kini Tangerang10K, kami melihat setiap kota memiliki karakter dan potensi ekonominya masing-masing. Bagi bank bjb, rangkaian ini bukan hanya mengenai perlombaan lari, tetapi juga bagaimana olahraga dapat mempertemukan masyarakat, komunitas, pelaku usaha, dan berbagai potensi ekonomi lokal,” ujar Herfinia.

Cheering Point Jadi Bagian dari Pengalaman Berlari

Salah satu hal yang mencolok dalam Tangerang 10K adalah keterlibatan warga di sepanjang lintasan.

Dukungan tersebut terlihat melalui cheering point yang tersebar di sejumlah lokasi. Kehadiran masyarakat membuat atmosfer perlombaan terasa lebih hidup sekaligus membantu menjaga motivasi peserta ketika menghadapi bagian rute yang membutuhkan tenaga ekstra.

Bagi pelari, dukungan seperti itu menjadi bagian dari pengalaman mengikuti lomba. Setiap kota memberikan atmosfer berbeda, tergantung karakter masyarakat dan lingkungan yang dilalui.

Tangerang pun memiliki ceritanya sendiri. Keberagaman masyarakat dan dukungan warga membuat peserta tidak hanya berhadapan dengan tantangan fisik sepanjang 10 kilometer, tetapi juga mendapatkan pengalaman berinteraksi dengan kota tempat mereka berlari.

Persaingan Pelari Makin Kompetitif

Di balik kemeriahan masyarakat, Tangerang 10K tetap menghadirkan persaingan bagi peserta yang mengejar prestasi.

Tahun ini, selain kategori umum, tersedia kategori The Frontliner dan National Podium. Kehadiran kategori tersebut memberikan ruang bagi pelari untuk berkompetisi secara lebih serius dan mengukur kemampuan mereka dalam nomor 10 kilometer.

Atmosfer positif sepanjang lintasan turut dirasakan para pelari yang berlaga di kategori kompetitif. Dukungan masyarakat menjadi salah satu elemen yang membantu peserta menjaga semangat dan mempertahankan pace hingga menyentuh garis finis.

Kompetisi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kualitas persaingan dalam The Ultimate10K Series. Dengan mempertemukan pelari dari berbagai daerah, setiap seri menjadi kesempatan untuk menguji performa sekaligus merasakan karakter lomba di kota yang berbeda.

Teras bjb Buka Ruang bagi Pelaku Usaha

Tangerang 10K juga membawa aktivitas yang lebih luas di luar lintasan. Salah satunya melalui Teras bjb yang menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada peserta dan masyarakat.

Kehadiran area tersebut memperlihatkan bagaimana event olahraga dapat dimanfaatkan sebagai ruang interaksi antara masyarakat dan pelaku usaha lokal.

“Kami melihat event seperti Tangerang 10K sebagai momentum yang dapat menggerakkan aktivitas ekonomi kota. Melalui Teras bjb, kami memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk hadir dan berinteraksi dengan masyarakat. Harapannya, manfaat dari penyelenggaraan event dapat dirasakan lebih luas,” kata Herfinia.

Konsep tersebut membuat aktivitas selama Tangerang 10K tidak berhenti ketika pelari melewati garis finis. Di sekitar lokasi kegiatan, masyarakat tetap dapat menikmati berbagai aktivitas sekaligus mengenal produk yang ditawarkan pelaku usaha.

Keselamatan Peserta Tetap Jadi Prioritas

Di tengah tingginya jumlah peserta, aspek keselamatan menjadi perhatian dalam penyelenggaraan Tangerang 10K.

Medical Director Tangerang 10K, dr. Wawan Budisusilo, mengatakan tim medis dan fasilitas kesehatan telah dipersiapkan untuk mendukung peserta selama perlombaan.

Pemantauan juga dilakukan terhadap sejumlah faktor yang dapat memengaruhi kondisi pelari, termasuk cuaca, kualitas udara, serta kemungkinan paparan abu vulkanik.

Secara umum, kondisi peserta selama lomba terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan gangguan signifikan yang berdampak terhadap jalannya perlombaan.

Tangerang Jadi Etape Ketiga

Tangerang 10K merupakan seri ketiga dalam The Ultimate10K Series Powered by bank bjb 2026.

Sebelumnya, rangkaian tersebut telah berlangsung melalui bank bjb Bandoeng10K di Bandung pada 17 Mei 2026 dan Suroboyo10K di Surabaya pada 7 Juni 2026.

Setelah Tangerang, rangkaian empat kota tersebut masih menyisakan satu perlombaan, yakni Semarang10K yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 13 Desember 2026.

Kawasan Balai Kota Semarang akan menjadi lokasi penyelenggaraan seri penutup tersebut.

Bagi peserta yang mengikuti seluruh rangkaian, Semarang akan menjadi titik akhir perjalanan empat kota. Peserta yang memenuhi ketentuan untuk menyelesaikan seluruh seri juga berkesempatan memperoleh apresiasi berupa medali khusus melalui program The Ultimate10K Experience.

Herfinia mengatakan setiap kota memberikan pengalaman berbeda bagi peserta, mulai dari karakter lintasan hingga masyarakat dan potensi ekonomi yang ditemui.

“Setiap kota memiliki karakter dan kekuatan masing-masing. Keberagaman tersebut yang membuat perjalanan The Ultimate10K Series menjadi menarik. Setelah Tangerang, kami menantikan Semarang sebagai final race dan berharap rangkaian ini dapat memberikan pengalaman yang positif bagi pelari, komunitas, masyarakat, serta pelaku usaha di setiap kota penyelenggara,” tutur Herfinia.

Dari Tangerang Menuju Semarang

Berakhirnya Tangerang 10K sekaligus menjadi penanda bahwa perjalanan The Ultimate10K Series 2026 telah memasuki etape terakhir.

Jika Bandung membuka rangkaian, Surabaya melanjutkan perjalanan, dan Tangerang menghadirkan semarak lomba di tengah dukungan masyarakat kota, maka Semarang akan menjadi panggung penutup empat seri tersebut.

Semarang10K diharapkan melanjutkan konsep yang menggabungkan olahraga dengan potensi daerah. Wisata, sejarah, kuliner, komunitas, dan ekonomi kreatif menjadi bagian dari pengalaman yang akan dibawa pada seri terakhir.

Bagi Tangerang sendiri, penyelenggaraan tahun kedua Tangerang 10K menunjukkan bahwa lomba lari dapat menjadi lebih dari sekadar ajang kompetisi. Kehadiran ribuan pelari, dukungan warga, komunitas, pemerintah daerah, dan pelaku usaha memperlihatkan bagaimana sebuah event olahraga dapat menghidupkan berbagai sisi kota.

Tangerang 10K pun meninggalkan cerita tersendiri dalam perjalanan The Ultimate10K Series 2026, sebelum para pelari kembali bertemu di Semarang untuk menutup perjalanan empat kota.

bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).(Wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *