TANGERANG | tangerangraya.co
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tidak hanya memaknai Pancasila sebagai bagian dari sejarah, tetapi juga mengamalkannya melalui tindakan nyata, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Sachrudin saat memimpin apel pegawai yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila (HKP) di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (5/10/2026).
Sachrudin mengatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober bukan sekadar momentum untuk mengenang sejarah. Menurutnya, peringatan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh ASN untuk menjaga persatuan sekaligus menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Pancasila bukan sekadar catatan sejarah. Nilai-nilainya harus hidup dalam cara kita bekerja, mengambil keputusan, dan melayani masyarakat. Di situlah pengamalan Pancasila benar-benar dirasakan,” tegas Sachrudin.
Ia menekankan, pengamalan Pancasila bagi ASN harus terlihat dalam pelayanan yang langsung dirasakan masyarakat. Hal itu antara lain melalui kemudahan mengurus layanan, kecepatan merespons keluhan, serta kesigapan menyelesaikan persoalan di lapangan.
“Masyarakat tidak mengukur kinerja kita dari banyaknya rapat atau program yang disusun. Mereka merasakan langsung apakah urusannya dipermudah, keluhannya ditindaklanjuti, dan persoalannya mendapatkan solusi. Jangan menunggu masalah membesar untuk bergerak, dan jangan menunggu masyarakat mengeluh berkali-kali untuk merespons,” ujarnya.
Mengusung tema Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur, Sachrudin juga meminta seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi dan menghilangkan sekat antarinstansi.
Ia menegaskan, setiap persoalan harus memiliki penanggung jawab, tindak lanjut yang jelas, serta penyelesaian yang berorientasi pada manfaat bagi masyarakat.
Memasuki penghujung tahun anggaran 2026, Sachrudin mengingatkan seluruh perangkat daerah memastikan program yang telah direncanakan dapat diselesaikan dengan baik.
Menurutnya, keberhasilan program pemerintah tidak cukup diukur dari realisasi anggaran, tetapi juga dari kualitas pekerjaan dan dampaknya bagi masyarakat.
“Setiap rupiah yang kita kelola adalah amanah. Pastikan anggaran digunakan secara tepat sasaran, pekerjaan dituntaskan sesuai ketentuan, dan hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Selain pelayanan publik dan penyelesaian program, Sachrudin meminta jajaran Pemkot Tangerang meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana pada musim hujan.
Ia meminta perangkat daerah memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik, sungai terpelihara, pompa siap digunakan, serta personel dan peralatan berada dalam kondisi siaga.
Penanganan persoalan sampah dan infrastruktur juga diminta dilakukan secara terkoordinasi agar masalah yang sama tidak terus berulang dan menimbulkan dampak lebih luas.
Menutup arahannya, Sachrudin mengajak seluruh ASN menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam memperkuat integritas, kepedulian, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan.
“Jangan hanya hadir ketika masalah terjadi. Kita harus peka melihat persoalan, sigap mengambil tindakan, dan mampu mencegah dampak yang lebih besar. Pancasila harus hadir dalam tindakan kita, dan masyarakat harus merasakan manfaatnya melalui pelayanan yang semakin mudah, cepat, dan solutif,” pungkasnya.(wil)