Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Sachrudin Dorong Duta Baca Jadi Penggerak Literasi di Kalangan Pelajar

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Wali Kota Tangerang H. Sachrudin mendorong para Duta Baca Pelajar dan Remaja Kota Tangerang 2026 tidak hanya memiliki kegemaran membaca, tetapi juga mampu menjadi penggerak budaya literasi di lingkungan sekitarnya.

Menurut Sachrudin, para Duta Baca yang terpilih nantinya diharapkan dapat menularkan kebiasaan membaca kepada teman sebaya, keluarga hingga masyarakat. Peran tersebut dinilai penting untuk membangun generasi muda yang memiliki wawasan luas dan mampu menghadapi perkembangan zaman.

Pesan tersebut disampaikan Sachrudin saat membuka Pemilihan Duta Baca Pelajar dan Remaja Kota Tangerang Tahun 2026 di Aula Al-Amanah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (10/8/2026).

Sachrudin menegaskan, predikat Duta Baca bukan sekadar gelar atau penghargaan. Lebih dari itu, para duta harus mampu menjadi teladan sekaligus memiliki peran nyata dalam menghidupkan budaya membaca di lingkungan masing-masing.

“Duta Baca bukan hanya tentang gelar atau siapa yang menjadi juara. Kita ingin anak-anak muda yang terpilih mampu menjadi teladan, mengajak teman-temannya, dan menggerakkan budaya membaca di lingkungan masing-masing,” tutur Sachrudin.

Ia menjelaskan, membaca merupakan salah satu cara bagi generasi muda untuk memperluas wawasan dan memahami berbagai perspektif. Melalui buku maupun sumber bacaan lainnya, pelajar dapat memperoleh pengetahuan, mempelajari pengalaman orang lain serta menemukan berbagai inspirasi.

“Kalau berbicara tentang membaca, kita tidak hanya bicara tentang buku, tetapi tentang bagaimana kita membuka jendela untuk mengenal dunia. Dengan membaca, wawasan kita semakin luas, kita belajar dari pengalaman orang lain, mengenal berbagai gagasan, dan menemukan inspirasi untuk menatap masa depan,” ungkapnya.

Manfaatkan Media Sosial untuk Literasi

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, Sachrudin juga meminta generasi muda memanfaatkan media digital sebagai sarana memperluas gerakan literasi.

Menurutnya, media sosial tidak hanya dapat digunakan untuk hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi informasi, pengetahuan dan berbagai konten positif yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Manfaatkan teknologi dan media sosial untuk menyebarkan hal-hal positif. Jadikan ruang digital sebagai tempat berbagi pengetahuan, rekomendasi bacaan, dan pengalaman yang bisa menginspirasi teman-teman lainnya,” ujarnya.

Ia berharap para Duta Baca dapat menjadi influencer literasi yang mampu menghadirkan aktivitas membaca dengan cara yang lebih kreatif dan dekat dengan kehidupan anak muda.

Dengan demikian, gerakan literasi tidak hanya berlangsung di perpustakaan atau ruang kelas, tetapi juga dapat berkembang melalui berbagai platform digital yang sehari-hari digunakan pelajar.

Perpustakaan Jadi Ruang Belajar

Sachrudin menambahkan, Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya menyediakan fasilitas yang mendukung tumbuhnya budaya membaca di masyarakat.

Ia mengatakan perpustakaan harus dikembangkan sebagai ruang belajar, berdiskusi dan berkreasi, bukan hanya tempat menyimpan maupun meminjam buku.

Pemkot Tangerang telah menyediakan perpustakaan di setiap kecamatan serta Perpustakaan Umum Daerah dengan berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya generasi muda.

Karena itu, Sachrudin mengajak para Duta Baca dan seluruh pelajar memanfaatkan berbagai fasilitas tersebut untuk memperkuat kebiasaan membaca dan belajar.

“Bawa semangat membaca itu ke sekolah, keluarga, lingkungan sekitar, dan kepada teman-teman kalian. Saya berharap, para Duta Baca mampu menularkan semangat literasi, sehingga membaca tidak lagi sekadar kewajiban, tetapi menjadi kebiasaan yang menyenangkan sekaligus kebutuhan untuk terus belajar dan berkembang,” tutup Sachrudin.

Melalui Pemilihan Duta Baca Pelajar dan Remaja 2026, Pemkot Tangerang berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan literasi yang baik, tetapi juga mampu menjadi contoh dan mengajak lebih banyak anak muda untuk menjadikan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.(Wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *