Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Pemkot Tangerang Perkuat Pembinaan Wilayah, Dorong PHBS dan Gerakan Indonesia ASRI

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat pembinaan kewilayahan untuk mendorong penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Upaya ini dilakukan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan secara berkelanjutan.

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, memimpin langsung pembinaan di Kantor Kecamatan Karawaci, Senin (19/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia menekankan pentingnya kedisiplinan aparatur, pelayanan publik yang berkualitas, serta edukasi PHBS dan Gerakan Indonesia ASRI.

Menurut Sachrudin, perilaku hidup bersih dan sehat harus tumbuh dari kesadaran masyarakat, bukan sekadar mengikuti imbauan pemerintah atau memenuhi penilaian Adipura. Karena itu, aparatur kewilayahan, mulai dari camat, lurah, hingga pengurus RT dan RW, memiliki peran penting dalam mengajak serta mendampingi warga.

“Yang terpenting adalah membangun kesadaran masyarakat untuk hidup bersih dan sehat secara mandiri dan berkelanjutan. Peran camat, lurah, RW, RT, hingga Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) sangat penting karena mereka berinteraksi langsung dengan warga,” ujarnya.

Sachrudin menegaskan, menjaga kebersihan lingkungan tidak boleh hanya dilakukan ketika ada penilaian atau demi meraih penghargaan. Sebaliknya, kebersihan perlu menjadi budaya bersama yang diterapkan secara konsisten demi menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan layak bagi masyarakat.

Pelayanan Publik Harus Diiringi Kepedulian Lingkungan

Pada waktu yang sama, Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, didampingi Sekretaris Daerah Kota Tangerang, H. Herman Suwarman, melakukan monitoring dan pembinaan di Kecamatan Karang Tengah, Cipondoh, dan Larangan.

Maryono menekankan, upaya menciptakan lingkungan yang bersih harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik. Untuk itu, seluruh aparatur kewilayahan diminta menjaga kedisiplinan, tanggap terhadap aspirasi masyarakat, serta sigap menangani berbagai persoalan di lapangan.

“Kunci pelayanan prima dan lingkungan yang bersih adalah kekompakan serta responsivitas aparatur. Seluruh jajaran harus sigap mendengarkan aspirasi warga dan konsisten menjaga kebersihan serta ketertiban lingkungan,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat menerapkan PHBS melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, melakukan penghijauan, serta turut memelihara keamanan dan ketertiban.

“Mari kita jaga kebersihan dan lakukan penghijauan di lingkungan masing-masing. Mulai dari kebiasaan sederhana, kita wujudkan lingkungan yang semakin asri, sehat, dan nyaman bagi keluarga,” ajak Maryono.

Melalui pembinaan kewilayahan yang berkelanjutan dan partisipasi aktif masyarakat, Pemkot Tangerang berharap kualitas pelayanan publik semakin meningkat, sekaligus mendorong PHBS menjadi kebiasaan yang dimulai dari rumah dan diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.(Wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *