Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Maulid Nabi Muhammad SAW, Maesyal Rasyid Ajak Warga Perkuat Akhlak dan Keteladanan

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Mushola Al Hidayah, Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Jumat malam (7/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Maesyal Rasyid mengingatkan masyarakat agar peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi agenda tahunan atau kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk mengenalkan sosok Rasulullah SAW sekaligus menanamkan nilai-nilai keteladanan kepada generasi muda.

Ia menilai, pengenalan terhadap akhlak dan kehidupan Nabi Muhammad SAW penting dilakukan sejak anak-anak agar nilai-nilai kebaikan dapat menjadi bagian dari kehidupan mereka sehari-hari.

“Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak kita mengenal Nabi Muhammad SAW, meneladani akhlaknya, serta menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Maesyal.

Maesyal juga menyebut peringatan Maulid Nabi merupakan bagian dari tradisi keagamaan yang memiliki nilai positif bagi kehidupan bermasyarakat. Karena itu, tradisi tersebut perlu terus dipelihara dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Menurutnya, melalui kegiatan Maulid Nabi, masyarakat tidak hanya mengenang perjalanan hidup Rasulullah SAW, tetapi juga dapat mengambil pelajaran dari sifat, perjuangan, dan akhlak beliau untuk diterapkan dalam kehidupan.

“Ini adalah sebuah tradisi kita yang harus terus dilakukan agar anak-anak kita nantinya tahu dan memahami sejarah serta keteladanan Nabi Muhammad SAW,” katanya.

Selain memperkuat nilai keagamaan, Maesyal menilai kegiatan Maulid Nabi juga menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Ia mengapresiasi masyarakat Desa Jatake yang tetap menjaga kebersamaan dan aktif menggelar kegiatan keagamaan di lingkungan.

Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus dipertahankan sehingga kegiatan keagamaan mampu memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial masyarakat.

“Mudah-mudahan kegiatan ini terus kita jaga, terus kita laksanakan, dan menjadi bagian dari upaya kita membangun generasi Kabupaten Tangerang yang berakhlak, berkarakter dan memiliki nilai-nilai keagamaan,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Maesyal mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk melakukan introspeksi sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Kecintaan tersebut, kata dia, dapat diwujudkan dengan berusaha menerapkan sifat-sifat terpuji dan perilaku Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun di tengah masyarakat.(Wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *