Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Maulid Nabi, Dimyati Ajak Perkuat Akhlak dan Imtaq

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | tangerangraya.co

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak umat Islam menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk memperkuat akhlak, ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan iman dan takwa.

Pesan tersebut disampaikan Dimyati seusai menghadiri Majelis Selasa yang dipimpin Habib Salim Segaf Aljufri dan dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pejaten Residence, Pejaten Barat, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri Habib Salim Segaf Aljufri, Habib Idrus, para Habib, ulama, ustaz, kiai, jemaah, serta sejumlah pejabat sipil, TNI, dan Polri.

Dimyati mengatakan, peringatan Maulid Nabi dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mengenal lebih jauh sejarah kehidupan dan keteladanan beliau.

Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW semestinya diwujudkan melalui perilaku sehari-hari dengan meneladani akhlak dan budi pekerti Nabi Muhammad SAW.

“Kalau lihat Maulid, adalah mencintai Nabi, mencintai Rasul. Dan kita juga mempelajari sejarah dari Rasul. Yang kedua adalah akhlak, budi pekerti Rasul yang harus dijadikan suri teladan,” ungkap Dimyati.

Selain penguatan akhlak, Dimyati menilai Maulid Nabi juga dapat menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan silaturahim. Kehadiran para Habib, ulama, kiai, ustaz, jemaah, serta berbagai unsur masyarakat dalam satu majelis, menurutnya, mencerminkan semangat persaudaraan dan kebersamaan.

“Dengan Maulid kita juga ukhuwah Islamiyah, lihat banyak jemaah untuk melakukan ukhuwah Islamiyah, silaturahim,” katanya.

Dimyati juga mengingatkan umat untuk menjaga ketaatan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW serta terus meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Ia berharap kecintaan kepada Rasulullah SAW dapat menjadi jalan bagi umat untuk memperoleh syafaat beliau.

“Mahabbah kepada Kanjeng Nabi. Mudah-mudahan kita mendapatkan syafaatnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Dimyati mengajak umat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum meningkatkan iman dan takwa. Hal itu dapat dilakukan dengan memperbanyak salawat, zikir, serta senantiasa mengingat Allah SWT.

“Mati kita meningkatkan iman dan takwa dengan bersalawat, dengan kita selalu mengingat, berzikir kepada Allah SWT. Insya Allah kita terus tingkatkan iman takwa kita,” jelasnya.

Menurut Dimyati, Maulid Nabi juga memiliki nilai dakwah sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi umat, khususnya dalam memahami sejarah kehidupan Rasulullah SAW.

“Dengan adanya Maulid itu dakwah. Dakwah itu belajar, mempelajari bagaimana sejarah Rasul. Dakwah itu adalah ilmu, ilmu untuk bekal kita di akhirat nanti,” ujarnya. (dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *