Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Makna Kemerdekaan Bagi Turidi Susanto, Sub: Ajak Masyarakat Berbuat Nyata dan Perkuat Gotong Royong

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Makna kemerdekaan di era modern tidak lagi sekadar terbebas dari penjajahan secara fisik. Lebih dari itu, kemerdekaan perlu diisi melalui kontribusi nyata seluruh elemen masyarakat untuk mendorong kemajuan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto, saat menyampaikan pandangannya mengenai makna kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurut Turidi, mengisi kemerdekaan dapat dimulai dari berbagai tindakan sederhana yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia menilai, setiap kontribusi positif memiliki arti penting dalam pembangunan bangsa.

“Makna kemerdekaan hari ini adalah bagaimana kita bisa berbuat yang terbaik buat bangsa dan negara ini. Apa pun yang kita lakukan, sekecil apa pun itu, selama bermanfaat buat masyarakat, itu adalah bagian dari mengisi kemerdekaan,” ujar Turidi.

Turidi mengatakan, semangat kebersamaan perlu terus dijaga sebagai bagian dari upaya mempertahankan nilai-nilai kemerdekaan.

Menurutnya, budaya gotong royong dan kerja sama antarelemen masyarakat menjadi salah satu kekuatan penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Ia mendorong masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan, tetapi turut mengambil peran sesuai kemampuan dan lingkungan masing-masing.

“Yang penting bagaimana kita bersama-sama memberikan yang terbaik. Gotong royong dan kerja sama harus terus kita jaga,” katanya.

Selain persoalan pembangunan, Turidi menilai tantangan mengisi kemerdekaan saat ini juga hadir dalam ruang digital.

Menurutnya, masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk memilah informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum terbukti kebenarannya.

Salah satu bentuk perjuangan di era digital, kata dia, adalah bersama-sama melawan penyebaran informasi palsu atau hoaks yang dapat memicu keresahan dan memecah persatuan masyarakat.

“Yang pasti, hari ini kita harus mampu memerangi berita atau konten hoaks yang marak disebarkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Ia mengajak masyarakat menggunakan ruang digital secara bijak serta memastikan informasi yang diterima maupun dibagikan telah diperiksa kebenaranny.  (Hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *