Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Kafilah Banten Melesat ke Peringkat 7 MTQ Nasional

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jawa Tengah | tangerangraya.co

Kafilah Provinsi Banten mencatat peningkatan prestasi pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Banten menempati peringkat ke-7 nasional, naik dua posisi dibandingkan MTQ Nasional sebelumnya yang berada di peringkat ke-9.

Peringkat tersebut diumumkan Ketua Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI, Prof. Syibli Syarjaya, dalam acara penutupan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Sabtu (19/9/2026) malam.

Penetapan peringkat tersebut tertuang dalam Keputusan Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 Nomor Kep-05/DH/MTQN-XXXI/IX/2026 tentang Penetapan Juara Umum dan Peringkat 10 Besar MTQ Nasional XXXI Tahun 2026.

Sekretaris Daerah Provinsi Banten sekaligus Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, mengapresiasi capaian para kafilah Banten.

Menurut Deden, keberhasilan menempati peringkat ke-7 merupakan hasil kerja keras para kafilah dan seluruh kontingen yang telah mempersiapkan diri menghadapi ajang MTQ tingkat nasional tersebut.

“Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur, dan kami semua tentu bangga atas prestasi para kafilah,” ujarnya.

Deden juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah, pelatih, pendamping, dan kontingen Provinsi Banten yang telah berjuang membawa nama daerah dalam MTQ Nasional XXXI.

“Naiknya peringkat Banten pada perhelatan MTQ Nasional ini tidak lepas dari kerja keras dan usaha yang dilakukan oleh teman-teman kafilah dan kontingen,” tutur Deden.

Meski posisi Banten meningkat, Deden menegaskan bahwa peringkat bukan satu-satunya tujuan keikutsertaan dalam MTQ Nasional. Menurutnya, nilai penting dari ajang tersebut juga terletak pada proses pembinaan, ketekunan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat para kafilah dalam mempelajari dan mengamalkan Alquran.

Deden berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi Banten pada ajang MTQ berikutnya.

Lebih dari sekadar capaian peringkat, ia berharap semangat MTQ dapat semakin mendorong penerapan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat. (dam/hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *