Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

DLH Tangsel Sulap Sampah Jadi Tanaman

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG SELATAN | tangerangraya.co

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kembali menggelar program penukaran sampah plastik dengan bibit tanaman di kawasan Car Free Day (CFD) BSD, Serpong, Minggu (1/11/2026).

Dalam kegiatan tersebut, DLH Tangsel menyediakan 70 bibit tanaman dari berbagai jenis, mulai dari sayuran, buah-buahan hingga tanaman hias. Masyarakat cukup membawa lima botol plastik untuk ditukarkan dengan satu bibit tanaman.

Kepala DLH Kota Tangsel, Bani Khosyatullah, mengatakan program tersebut tidak hanya bertujuan mengurangi timbulan sampah plastik, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan melalui kegiatan penghijauan.

“Jadi kita hadirkan kembali program tukar sampah dengan tanaman di CFD BSD ini ya, jadi warga dapat menukarkan sampah plastik yang telah dikumpulkan dengan bibit tanaman yang telah DLH Tangsel sediakan,” ujar Bani.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat membangun kebiasaan baru di tengah masyarakat, yakni memilah dan mengumpulkan sampah sebelum dibuang agar dapat dikelola dengan lebih baik.

Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya yang menyediakan bibit tanaman buah dan tanaman hias, kali ini DLH menghadirkan jenis tanaman yang lebih beragam. Warga dapat memilih bibit seledri, jeruk purut, sirsak madu, serta sejumlah tanaman hias.

Penyediaan bibit sayuran diharapkan mendorong masyarakat memanfaatkan lahan atau ruang yang tersedia di rumah untuk bercocok tanam. Hasilnya pun dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sementara tanaman hias dapat digunakan untuk menambah penghijauan di lingkungan rumah maupun ruang lainnya.

“Tentunya, kita upayakan penghijauan dan berdaya pangan mulai dari lingkungan rumah kita sendiri. Kita berharap masyarakat juga semakin memahami bahwa sampah yang dikelola dengan baik dapat memberikan manfaat bagi kehidupan kita semua,” tuturnya.

Melalui program tersebut, DLH Tangsel berharap kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah semakin meningkat. Selain mengurangi sampah plastik, kegiatan ini juga menjadi upaya membangun budaya peduli lingkungan dan penghijauan yang dimulai dari rumah. (wil/dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *