Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Dinas Sosial Kota Tangerang Dorong Entrepreneur Muda Lewat Pelatihan Cukur Gratis

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Program pelatihan keterampilan gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) membuka peluang baru bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membangun kemandirian ekonomi.

Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah Annisa Aulia, atau yang akrab disapa Kak Icha. Setelah mengikuti pelatihan cukur rambut yang diberikan secara gratis, ia kini mampu mengembangkan keterampilannya menjadi usaha barbershop yang dijalankan dari rumah.

Sebelum mengikuti pelatihan, Annisa mengaku belum memiliki kemampuan mencukur rambut. Kesempatan mengikuti pelatihan dari Dinsos Kota Tangerang kemudian dimanfaatkannya untuk mempelajari teknik mencukur sekaligus membangun keberanian untuk memulai usaha.

Selama mengikuti pelatihan, Annisa mendapatkan pembekalan dari instruktur profesional, mulai dari teknik dasar mencukur hingga keterampilan yang lebih lanjut. Tidak hanya kemampuan teknis, pelatihan tersebut juga membantunya meningkatkan kepercayaan diri untuk berhadapan langsung dengan pelanggan.

“Awalnya ada rasa ragu dan tidak percaya diri saat pertama kali memegang mesin cukur dan melayani pelanggan. Namun, berkat pendampingan yang sabar dari para instruktur selama pelatihan di Dinsos, saya mantap untuk memulai dari menerima pelanggan tetangga sekitar, hingga akhirnya berani membuka usaha barbershop sendiri di rumah,” ujar Annisa.

Ia kemudian memulai usaha secara bertahap dengan menawarkan jasa cukur kepada masyarakat di lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Dari pengalaman melayani pelanggan pertama, Annisa mulai memahami bahwa hasil potongan yang rapi dan komunikasi yang baik menjadi modal penting untuk membangun kepercayaan pelanggan.

Respons positif dari pelanggan pun membuatnya semakin percaya diri untuk mengembangkan usaha tersebut. Ia terus mengasah kemampuan mencukur sekaligus menjaga kualitas pelayanan agar pelanggan kembali menggunakan jasanya.

“Dengan ketekunan dan kemauan keras, usaha cukur saya kini terus berkembang dan menjadi sumber penghasilan utama bagi keluarga. Bahkan, dari hasil mencukur ini saya sudah bisa membeli handphone sendiri,” ungkapnya.

Kisah Annisa menjadi salah satu gambaran bahwa pelatihan keterampilan dapat membuka peluang bagi masyarakat untuk menciptakan sumber penghasilan secara mandiri. Keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan kemudian dapat dikembangkan menjadi usaha sesuai dengan potensi masing-masing peserta.

Pemkot Tangerang melalui Dinsos diharapkan dapat terus menghadirkan program pelatihan yang memberikan keterampilan praktis dan peluang ekonomi bagi masyarakat. Selain meningkatkan kemampuan, program tersebut juga diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha baru yang mandiri dan berkelanjutan.

Dengan bekal keterampilan, keberanian, serta kemauan untuk terus belajar, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat program, tetapi juga dapat menciptakan peluang usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga.(Wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *