Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Catin di Kabupaten Tangerang Dibekali Bekal Berkeluarga

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang terus mendorong penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja dan calon pengantin (catin) sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang berkualitas.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan Mandiri yang digelar Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pasar Kemis.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari DPPKB Kabupaten Tangerang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Sebanyak 30 calon pengantin mengikuti pembekalan yang membahas berbagai aspek kehidupan berkeluarga.

Materi yang diberikan antara lain kesiapan mental dan emosional, komunikasi dalam rumah tangga, perencanaan kehidupan keluarga, serta pentingnya menjaga kesehatan sebelum dan setelah pernikahan.

Pemateri dari DPPKB Kabupaten Tangerang, Nia Kurnia, mengatakan kesiapan menikah tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan administrasi dan pelaksanaan akad, tetapi juga kesiapan pasangan dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

Menurutnya, calon pengantin perlu memiliki pengetahuan dan pemahaman yang memadai agar dapat membangun keluarga yang harmonis, mandiri, sehat, serta memiliki perencanaan kehidupan yang baik.

“Calon pengantin perlu memahami bagaimana membangun komunikasi yang sehat, merencanakan kehidupan keluarga, menjaga kesehatan, serta mempersiapkan diri menjadi orang tua yang bertanggung jawab,” ujar Nia Kurnia, dikutip Wartawan, Rabu (16/9/2026)

Dalam kegiatan tersebut, Nia juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan stunting yang perlu dilakukan sejak sebelum pernikahan. Menurutnya, upaya tersebut tidak hanya dilakukan setelah anak lahir, tetapi perlu dipersiapkan sejak pasangan mulai merencanakan kehidupan berkeluarga.

Kesiapan kesehatan calon ibu dan calon ayah, pemenuhan gizi, penerapan pola hidup sehat, serta perencanaan kehamilan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi yang sehat dan berkualitas.

“Calon pengantin perlu memahami bahwa kesehatan dan kecukupan gizi pasangan akan menjadi bagian dari kesiapan membangun keluarga dan mempersiapkan generasi berikutnya,” ujar Nia Kurnia.

Salah seorang calon pengantin yang mengikuti kegiatan tersebut, Yoga, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru mengenai kehidupan berkeluarga. Menurutnya, bimbingan perkawinan memberikan gambaran bahwa membangun rumah tangga membutuhkan kesiapan dari berbagai aspek, termasuk komunikasi, kesehatan, pengelolaan kehidupan keluarga, serta kesiapan menjadi orang tua.

“Bimbingan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai calon pengantin. Banyak hal yang sebelumnya belum kami pahami menjadi lebih jelas, sehingga kami merasa lebih siap untuk menjalani kehidupan setelah menikah,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, DPPKB Kabupaten Tangerang bersama KUA dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang terus mendorong peningkatan kualitas penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja dan calon pengantin.

Pembekalan sejak sebelum pernikahan diharapkan dapat mendukung terbentuknya keluarga yang sehat, harmonis, tangguh, dan berkualitas sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi Kabupaten Tangerang di masa mendatang. (dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *