Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

BPBD Sigap Tangani Kebakaran Dapur Kios Kembang di Pinang

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Kebakaran menghanguskan bagian dapur sebuah kios kembang di Jalan Haji Juna, Kelurahan Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Sabtu (22/08/26).

Peristiwa tersebut ditangani cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Ciledug. Kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 06.30 WIB dan berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 07.00 WIB.

Komandan Regu (Danru) 3 UPT Damkar Ciledug, Syuhada menuturkan kebakaran melahap seluruh area dapur seluas 5 meter persegi. Tak hanya bangunan dapur yang merupakan bangunan semi permanen, sejumlah tanaman hias di sekitar lokasi juga ikut terdampak.

“Selain area dapur, beberapa tanaman hias yang berada dekat dengan titik api ikut terbakar dan sebagian lainnya layu akibat terpapar hawa panas,” ujar Syuhada saat dikonfirmasi.

Guna menjinakkan kobaran api agar tidak meluas ke area pemukiman sekitarnya, sebanyak 16 personel gabungan dikerahkan ke lokasi kejadian.

“Kami menerjunkan 16 personel yang dibantu 4 armada mobil pemadam kebakaran dari Pos Ciledug dan Pos Pinang,” jelasnya.

Mengenai pemicu insiden tersebut, pihak pemadam kebakaran masih melakukan penelusuran lebih lanjut. Meski demikian, indikasi awal mengarah pada masalah instalasi listrik.

“Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan, namun dugaannya kuat berasal dari arus pendek listrik (korsleting),” tambah Syuhada.

Petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Kendati demikian, pemilik kios diperkirakan mengalami kerugian materiel hingga Rp20 juta akibat kerusakan bangunan dan harta benda yang hangus terbakar. (wil/dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *