Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

BPBD Padamkan Kebakaran Tumpukan Limbah di Cibodas

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Kebakaran hebat kembali melanda tumpukan limbah mudah terbakar di Jalan Kalisabi, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Senin (14/09/26). Peristiwa ini merupakan kejadian kedua kalinya yang menimpa lokasi tersebut dalam kurun waktu satu pekan terakhir.

Kobaran api disertai kepulan asap hitam pekat membubung tinggi, dipicu kencangnya tiupan angin dan cuaca panas terik. Kondisi ini menjadi tantangan berat bagi petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang karena api dengan cepat merembet ke lapak pengepul plastik hingga membakar alang-alang kering seluas hampir satu hektare.

Petugas di lapangan berjiabku memadamkan sumber utama api sekaligus memutus perambatan agar tidak meluas ke area pergudangan dan pemukiman warga di sekitarnya.

Komandan Regu (Danru) 3 UPT Damkar Cibodas Anton Kurniawan menjelaskan, titik awal api berasal dari tumpukan sampah limbah yang berada tepat di belakang tempat pengolahan oli bekas.

“Kami dan rekan-rekan saat ini fokus melakukan pencegahan perambatan, terutama di sisi timur dan utara yang berbatasan langsung dengan pemukiman warga dan beberapa gudang,” ujar Anton Kurniawan di lokasi kejadian

Anton menambahkan, luasnya area yang terbakar membuat pihak damkar harus menerjunkan armada tambahan dan memperkuat personel di lapangan.

“Kami menurunkan unit armada khusus untuk mencegah rambatan dari lahan kosong, karena api sudah merambat ke lahan seluas hampir satu hektare. Cuaca di lokasi sangat panas dan angin cukup kencang, sehingga perambatannya sangat cepat. Sejauh ini kami sudah menurunkan 5 unit mobil pemadam dan 20 personel, dan masih akan ada penambahan armada serta anggota,” lanjutnya. (wil/dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *