Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Banten Pacu Infrastruktur, Kemiskinan Jadi Sasaran

Bagikan: Facebook X WhatsApp

SERANG | tangerangraya.co

Peningkatan daya saing sumber daya manusia (SDM) dan pemerataan pembangunan infrastruktur menjadi isu strategis sekaligus prioritas Pemerintah Provinsi Banten dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi dalam Rapat Paripurna DPRD Banten dengan agenda Penjelasan Gubernur atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2027 di Gedung DPRD Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (6/10/2026).

Menurut Deden, peningkatan daya saing SDM di Banten akan dilakukan melalui penguatan sektor pendidikan yang berkualitas, terjangkau dan nondiskriminatif. Upaya tersebut juga didukung dengan optimalisasi pelayanan di sektor kesehatan.

“Kedua sektor dasar ini menjadi sangat penting dalam mewujudkan SDM yang berdaya saing tinggi,” ujar Deden.

Selain penguatan SDM, Pemprov Banten akan melanjutkan pemerataan pembangunan infrastruktur secara bertahap dan berkesinambungan.

Deden meyakini, ketersediaan infrastruktur yang memadai dapat mendorong konektivitas masyarakat sehingga aktivitas menjadi lebih efisien dan produktif.

Kondisi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan berbagai potensi lokal, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan hingga ekonomi kreatif.

“Hal itu juga tentu harus didukung oleh kinerja birokrasi yang berdampak, berkualitas, serta adaptif,” tuturnya.

Lebih lanjut, Deden mengatakan upaya menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran akan terus dilakukan melalui berbagai program strategis.

Di tengah prediksi tekanan fiskal pada 2027, Pemprov Banten juga akan fokus mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pengembangan sektor-sektor potensial yang selama ini belum dimaksimalkan.

“Kita akan mengoptimalkan sektor-sektor potensial yang selama ini belum dimaksimalkan,” pungkasnya. (dam/hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *