Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Pemkot Tangerang Bekali 100 Pelaku Ekraf Strategi Tembus Pasar Digital

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mendorong pelaku ekonomi kreatif agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar bimbingan teknis (bimtek) strategi pengembangan produk dan usaha bagi 100 pelaku ekonomi kreatif.

Kegiatan yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang tersebut berlangsung di Gedung Seni Budaya Kota Tangerang, Selasa (11/8/2026).

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disbudpar Kota Tangerang Yadi Teguh Heryadi mengatakan, kegiatan tersebut menjadi langkah awal Pemkot Tangerang dalam memperkuat kapasitas pelaku ekonomi kreatif agar mampu memanfaatkan potensi pasar digital.

“Bimtek ini perdana kali digelar untuk memfasilitasi para pelaku ekonomi kreatif dapat mengembangkan produk usahanya, baik dari segi kualitas maupun segi pemasaran dengan memanfaatkan peluang konten dan pasar digital yang sedang banyak diminati,” ujar Teguh.

Menurutnya, perkembangan platform digital membuka peluang yang semakin luas bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk tanpa terbatas wilayah pemasaran. Namun, peluang tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan memahami tren, kebutuhan konsumen, hingga strategi membangun konten yang menarik.

Untuk itu, Pemkot Tangerang menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, pemerintah, dan praktisi usaha. Mereka memberikan pembekalan mengenai pengembangan produk, strategi pemasaran, perkembangan teknologi, tren pasar, hingga karakter konsumen di era digital.

Adapun narasumber yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Siti Dewi Sri Ratna dari Binus University, Meilisa Putri Zerlindayanti dari Kementerian Ekonomi Kreatif, serta Findy Oktavian Apriati dari Findmeera.

Teguh menyebut antusiasme pelaku ekonomi kreatif terhadap kegiatan tersebut cukup tinggi. Peserta berasal dari berbagai subsektor, mulai dari kuliner, fesyen, kriya, fotografi, desain, hingga subsektor ekonomi kreatif lainnya.

“Bimtek ini disambut sangat antusias, semua subsektor ekonomi kreatif ada perwakilannya. Bahkan jumlah pendaftar kemarin sangat banyak di luar perkiraan. Jadi tidak hanya sekali, rencananya bimtek ini akan diselenggarakan pada gelombang-gelombang lainnya,” jelasnya.

Selain meningkatkan kemampuan usaha, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk membangun jejaring dan membuka peluang kolaborasi. Pertemuan antarpelaku usaha diharapkan dapat mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi kreatif yang semakin kuat di Kota Tangerang.

Salah seorang pelaku UMKM asal Karawaci, Evi Aprianti, mengaku terbantu dengan pelaksanaan bimtek tersebut. Ia menilai materi mengenai pemasaran digital dapat menjadi bekal untuk mengembangkan usaha yang telah dirintisnya.

“Saya sangat antusias mengikuti bimtek ini untuk menambah ilmu, wawasan dan pengalaman terutama di bidang digital pemasaran karena bisa membuka peluang besar untuk mengembangkan produk UMKM yang sedang saya rintis beberapa tahun terakhir,” ungkap Evi.

Pemkot Tangerang berharap peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif dapat berkontribusi terhadap perluasan pasar, peningkatan omzet, sekaligus memperkuat peran sektor ekonomi kreatif dalam pertumbuhan ekonomi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *