Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Festival Situ Gede 2026 Hadir Sebulan, Dorong Wisata dan Ekonomi UMKM

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Festival Situ Gede 2026 resmi digelar selama satu bulan, mulai 1 hingga 31 Oktober 2026. Festival tersebut menghadirkan beragam kesenian, budaya Betawi, hiburan rakyat, hingga bazar UMKM.

Kegiatan yang diinisiasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Lima Situ Gede itu menjadi salah satu upaya untuk mengembangkan potensi wisata lokal sekaligus mendorong perekonomian masyarakat.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang Boyke Urip Hermawan mengapresiasi inisiatif masyarakat dalam menyelenggarakan Festival Situ Gede 2026.

Menurut Boyke, festival tersebut menunjukkan bahwa kemandirian komunitas dapat berperan dalam mengembangkan destinasi wisata sekaligus meningkatkan daya tarik kunjungan ke Kota Tangerang.

“Dengan adanya Festival Situ Gede ini, mudah-mudahan bisa menginspirasi Pokdarwis-Pokdarwis di tempat lain. Potensi alam yang ada di Situ Gede sangat berpotensi menjadi destinasi wisata sekaligus penggerak roda perekonomian masyarakat dan UMKM,” ujar Boyke.

Ia menegaskan, Pemkot Tangerang melalui Disbudpar terbuka untuk mendukung berbagai kegiatan pariwisata yang diinisiasi masyarakat. Dukungan diberikan melalui pembinaan, pengarahan, serta sinergi dengan berbagai pihak agar kegiatan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Ketua Pokdarwis Kampung Lima Situ Gede, Rosyadi, mengatakan Festival Situ Gede 2026 menghadirkan berbagai agenda, mulai dari pertunjukan musik Betawi, lenong, hiburan rakyat, bazar UMKM, hingga lomba melukis dan menggambar bagi anak-anak TK dan SD.

”Rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menggali dan memperkenalkan kebudayaan lokal yang belum banyak diangkat,” jelas Rosyadi.

Menurutnya, Festival Situ Gede diharapkan dapat memperkuat posisi kawasan tersebut sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Tangerang.

Rosyadi juga mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi untuk mengembangkan potensi Situ Gede, termasuk dari sisi fasilitas maupun daya tarik wisata.

”Selain menghadirkan pertunjukan budaya, festival ini turut menyediakan wahana permainan dan area kuliner yang dapat dinikmati pengunjung bersama keluarga. Kehadiran berbagai aktivitas tersebut diharapkan memberikan alternatif hiburan masyarakat sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku UMKM lokal,” serunya.

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan Festival Situ Gede 2026 sebagai ruang ekspresi dan wadah komunitas untuk mendorong perkembangan pariwisata serta menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Manfaatkan Festival Situ Gede 2026 ini sebagai ruang ekspresi dan wadah komunitas untuk menggerakkan pariwisata, meningkatkan jumlah kunjungan, serta menggerakkan ekonomi dan UMKM yang ada di Kota Tangerang,” ajaknya.(wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *