Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Jurnalis Hilang Kontak, Pencarian Digencarkan

Bagikan: Facebook X WhatsApp

SERANG | tangerangraya.co

Polda Banten bersama Basarnas terus melakukan pencarian terhadap rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat dalam perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan kronologi hilangnya kontak rombongan tersebut.

“Rombongan jurnalis bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB menggunakan kapal speedboat untuk melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Komunikasi terakhir diketahui terjadi sekitar pukul 14.42 WIB, saat salah satu anggota rombongan mengirimkan lokasi terakhir kepada rekannya. Selanjutnya, sekitar pukul 15.04 WIB, komunikasi dengan rombongan tersebut tidak dapat dilakukan,” ujarnya.

Titik yang diduga menjadi lokasi terakhir rombongan berada di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang. Lokasi tersebut berjarak sekitar 9,98 nautical mile (NM) dari RIB 02 BTN dengan estimasi waktu tempuh sekitar 40 menit.

Berdasarkan data sementara, rombongan yang hingga kini belum ditemukan terdiri atas M. Bagus Khoirunnas, jurnalis Antara; Ari Basuki, jurnalis Merdeka; Yudhis, jurnalis iNews; Daus, jurnalis Anadolu; Donal, jurnalis freelance; serta dua orang lainnya yang masih dalam proses pendataan.

Maruli mengatakan, pencarian dilakukan setelah Polda Banten menerima informasi mengenai kapal yang membawa rombongan jurnalis tersebut belum kembali ke Dermaga Pagedongan, Carita.

“Polda Banten bersama Basarnas telah bergerak melakukan pencarian di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik terakhir rombongan tersebut melakukan komunikasi,” katanya.

Ia menegaskan, pencarian terhadap seluruh anggota rombongan masih terus dilakukan.

“Dalam pencarian tersebut, sebanyak 23 personel terlibat, terdiri dari dua personel KP Sanjaya Mabes Polri, lima personel Ditpolairud Polda Banten, dan 16 personel Basarnas Banten. Pencarian juga didukung dengan penggunaan Kapal Basarnas KN Tetuka yang bergerak dari Dermaga Pelabuhan BBJ Bojonegara menuju wilayah perairan Carita dan selanjutnya ke lokasi pencarian,” ungkapnya.

Kondisi cuaca di sekitar lokasi pencarian dilaporkan cerah berawan. Angin bergerak dari selatan ke utara dengan kecepatan sekitar 16,7 knot, sedangkan tinggi gelombang berkisar 0,4 hingga 1 meter.

Selain itu, terdapat sebaran abu vulkanik di sekitar wilayah tersebut dengan jarak pandang sekitar satu mil.

Maruli menyampaikan, Polda Banten bersama Basarnas akan terus melakukan pencarian sekaligus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan tidak mendekati kawasan yang berpotensi membahayakan keselamatan.

“Kami bersama Basarnas akan terus melakukan upaya pencarian secara maksimal dan menyampaikan perkembangan informasi sesuai hasil di lapangan,” tegasnya. (dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *