Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Bayar Pajak di Kota Tangerang, Kontribusi Masyarakat Kembali untuk Pembangunan

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mengajak masyarakat memenuhi kewajiban pajak daerah sebagai bagian dari kontribusi dalam mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.

Ajakan tersebut semakin relevan dengan berlangsungnya Program Pesta Diskon Kemerdekaan yang digelar Pemkot Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) pada 3–31 Agustus 2026. Program dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia itu memberikan sejumlah keringanan bagi wajib pajak.

Kepala Bapenda Kota Tangerang Kiki Wibhawa mengatakan, masyarakat dapat memperoleh diskon pokok PBB-P2 sebesar 17 persen untuk tunggakan hingga Tahun Pajak 2014 dan diskon 8 persen untuk tunggakan Tahun Pajak 2015–2020.

Selain itu, masyarakat yang memperoleh hak atas tanah melalui program PRONA, PTSL, dan PTKL juga mendapatkan potongan BPHTB sebesar 45 persen. Pemkot Tangerang turut memberikan penghapusan sanksi administrasi atau denda untuk tunggakan PBB-P2 hingga Tahun Pajak 2025.

“Melalui program ini, masyarakat mendapatkan berbagai keringanan untuk menyelesaikan kewajiban pajaknya,” ujar Kiki, Kamis (13/8/2026).

Menurut Kiki, pajak daerah yang dihimpun pemerintah nantinya kembali kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan. Pada 2026, Pemkot Tangerang mengalokasikan APBD sekitar Rp5,53 triliun untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian ialah pendidikan. Pemkot Tangerang mengalokasikan sekitar Rp48,9 miliar untuk mendukung program Sekolah Gratis dengan target penerima manfaat sebanyak 9.030 siswa SD dan 20.200 siswa SMP.

Selain itu, sebanyak 1.600 peserta didik ditargetkan menerima manfaat melalui program Beasiswa Tangerang Cerdas.

Di sektor infrastruktur, Pemkot Tangerang memprioritaskan pembangunan dan penanganan delapan ruas jalan kota, tujuh jembatan, serta sistem pengendali banjir di 30 titik yang tersebar di berbagai wilayah.

Sementara di bidang kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Tangerang melibatkan 39 puskesmas dalam pelaksanaan berbagai program promosi kesehatan dan pelayanan masyarakat sepanjang 2026.

Pembangunan juga diarahkan pada sektor ketenagakerjaan. Pemkot Tangerang menargetkan tersedianya 20 ribu lowongan kerja sepanjang 2026 serta memaksimalkan lima Balai Latihan Kerja (BLK) dengan target sekitar 5.000 tenaga kerja terserap melalui program pelatihan dan peningkatan kompetensi.

Kiki menegaskan, penggunaan anggaran daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas akses masyarakat terhadap berbagai pelayanan dasar.

“Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan yang manfaatnya dapat dirasakan bersama,” jelasnya.

Karena itu, Pemkot Tangerang mengimbau masyarakat memanfaatkan Program Pesta Diskon Kemerdekaan sebelum berakhir pada 31 Agustus 2026. Selain meringankan kewajiban pajak, pembayaran pajak juga menjadi bagian dari dukungan masyarakat terhadap keberlanjutan pembangunan Kota Tangerang.(Wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *