Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Gudang Limbah Oli di Tangerang Terbakar

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Kebakaran hebat melanda gudang penyimpanan dan pengolahan limbah oli bekas di Jalan Kali Sabi, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Rabu (4/11/2026) dini hari. Kobaran api membesar hingga menghanguskan sebagian besar bangunan dan sempat merembet ke area pabrik baut di sebelahnya.

Peristiwa yang dilaporkan sekitar pukul 02.00 WIB itu juga diwarnai beberapa kali suara dentuman keras yang terdengar dari sekitar lokasi. Suara tersebut diduga berasal dari drum berisi oli yang ikut terbakar.

Komandan Regu 2 UPT Pemadam Kebakaran Cibodas, Teguh, mengatakan petugas menerima laporan kebakaran di kawasan tersebut pada dini hari. Saat tiba di lokasi, api sudah membesar dan melahap bagian gudang.

“Kami menerima laporan awal, ini pabrik, pabrik oli. Jadi, kalau kita bilang limbah-limbah oli bekas ya. Sementara untuk kronologis belum diketahui, karena dapat laporan ada kejadian di Jalan Kalisabi 2,” ujar Teguh saat ditemui di lokasi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia Suherlandia Rahman, membenarkan kebakaran tersebut. Ia menyebutkan, petugas sempat menghadapi kendala dalam proses pemadaman, terutama keterbatasan sumber air dan material di dalam gudang yang mudah terbakar.

“Yang pertama kendalanya sumber air, tetapi alhamdulillah sekarang sudah bisa diatasi. Kedua, bahan-bahan yang memang mudah terbakar dan agak sulit untuk dipadamkan,” kata Andia.

BPBD mengerahkan personel gabungan dan sejumlah unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke bangunan di sekitarnya. Berdasarkan keterangan petugas, sekitar 40 personel diterjunkan dalam penanganan tersebut.

Api sempat merembet dan membakar sebagian area pabrik baut di sisi gudang. Namun, petugas berhasil mengisolasi kobaran api sehingga tidak menjalar ke pabrik kimia yang berada tidak jauh dari lokasi.

“Api tadi sudah merambat ke lokasi lain, yaitu pabrik baut. Namun, yang paling penting adalah pengamanan dan pelokalisasian supaya tidak merambat lebih jauh. Pabrik kimia di sebelahnya juga sudah kami amankan agar tidak terjadi dampak yang lebih parah,” jelas Andia.

Setelah berjibaku selama lebih dari lima jam, petugas berhasil mengendalikan kobaran api. Meski demikian, proses pemadaman dan penanganan di lokasi masih dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Kondisi bangunan gudang dilaporkan mengalami kerusakan parah. Sejumlah bagian bangunan ambruk setelah dilalap api. Material yang tersimpan di dalam gudang diduga turut mempercepat pembesaran kobaran api dan menyulitkan proses pemadaman.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. BPBD masih berfokus pada penanganan di lokasi, sementara penyelidikan penyebab kejadian akan ditindaklanjuti oleh instansi berwenang.

“Kami masih fokus pada pemadaman. Mungkin nanti pihak yang berwenang akan menindaklanjuti terkait penyebab kejadian ini,” pungkas Andia. (Hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *