Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Undang Boediono ke Sidang Bersama DPR-DPD, Sultan: Beliau Tokoh Bangsa yang Meneduhkan

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | tangerangraya.co

Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin bersama Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai dan Tamsil Linrung menemui mantan Wakil Presiden RI ke-11, Boediono, di kediamannya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari agenda silaturahmi pimpinan DPD RI dengan sejumlah tokoh bangsa sekaligus menyampaikan undangan untuk menghadiri Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI.

Sultan mengatakan, silaturahmi dengan para mantan pejabat negara dan negarawan merupakan tradisi yang perlu terus dirawat. Menurutnya, pengalaman serta pandangan para tokoh bangsa dapat menjadi masukan penting bagi lembaga perwakilan daerah dalam menjalankan tugas konstitusionalnya.

“Alhamdulillah, hari ini kami bertiga kembali melakukan silaturahmi dengan para tokoh bangsa untuk menyampaikan secara langsung undangan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI,” ujar Sultan.

Dalam pertemuan tersebut, Sultan mengapresiasi kondisi Boediono yang disebutnya tetap sehat dan mengikuti perkembangan berbagai persoalan kebangsaan meski sudah jarang muncul di ruang publik.

“Kami sangat bahagia. Di usia ke-84 tahun, Pak Boediono masih sehat dan masih mampu mengingat banyak hal. Beliau adalah tokoh bangsa yang sangat tenang dan meneduhkan,” katanya.

Sultan mengungkapkan, pembicaraan dengan Boediono turut membahas perkembangan ekonomi Indonesia serta situasi geopolitik global. Menurutnya, mantan Wakil Presiden tersebut masih memberikan perhatian terhadap berbagai dinamika yang tengah dihadapi Indonesia dan dunia.

Dalam kesempatan itu, Boediono juga berpesan agar seluruh elemen bangsa terus menjaga persatuan dan memperkuat kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“Kami mendiskusikan berbagai hal terkait perkembangan ekonomi nasional dan situasi global. Beliau berpesan agar DPD RI serta seluruh elemen bangsa terus menjaga persatuan, memperkuat kekompakan, dan meningkatkan kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa,” ungkap Sultan.

Sultan menambahkan, Boediono menyatakan kesediaannya menghadiri Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Agustus 2026. Sidang tersebut menjadi salah satu rangkaian agenda kenegaraan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam sidang tersebut, para undangan akan menyaksikan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Insyaallah, beliau bersedia hadir pada Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI untuk menyaksikan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam Rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kita doakan beliau senantiasa diberikan kesehatan dan terus memberikan masukan serta nasihat kepada kita semua,” tutur Sultan.

Selain menyampaikan undangan, pimpinan DPD RI juga menyerahkan buku berjudul Green Democracy kepada Boediono. Buku tersebut diterima langsung oleh mantan Menteri Koordinator Perekonomian sekaligus mantan Gubernur Bank Indonesia itu.

“Ini buku yang menarik. Saya akan membacanya,” ujar Boediono.(zma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *