Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Pemkot Tangerang Kucurkan Bonus Rp8 Miliar untuk Atlet Berprestasi Popda dan Peparpeda 2026

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga memberikan bonus kepada atlet, pelatih, dan tim pendukung yang berhasil mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) IX Banten 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, dalam acara Pemberian Penghargaan Atlet dan Pelatih Berprestasi Kota Tangerang di Ruang Rapat Akhlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (15/10/2026).

Sachrudin mengatakan, pemberian bonus bukan sekadar penghargaan berupa materi, melainkan bentuk apresiasi atas perjuangan, kedisiplinan, dan kerja keras para atlet dalam meraih prestasi.

“Prestasi tidak diraih secara instan. Ada proses panjang, latihan yang konsisten, kedisiplinan, dan kerja keras yang harus dijalani. Karena itu, pencapaian para atlet hari ini patut kita apresiasi dan banggakan,” ujar Sachrudin.

Ia menambahkan, keberhasilan atlet tidak terlepas dari dukungan pelatih, keluarga, serta berbagai pihak yang terlibat dalam pembinaan olahraga.

Sachrudin berharap, capaian tersebut menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi.

“Jangan berhenti pada pencapaian hari ini, tetapi terus berjuang untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” pesannya.

Menurut Sachrudin, prestasi di Popda dan Peparpeda harus menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga secara berkelanjutan. Upaya tersebut perlu didukung peningkatan kualitas pelatih, program pembinaan yang terarah, serta kesempatan bagi atlet muda untuk mengembangkan potensinya.

“Kita ingin Kota Tangerang tidak hanya melahirkan juara dalam satu kompetisi, tetapi juga membangun atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang, Kaonang, menjelaskan bahwa anggaran bonus atlet awalnya diusulkan sebesar Rp12 miliar sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan kekurangan anggaran.

Namun, setelah disesuaikan dengan kebutuhan riil, anggaran bonus ditetapkan sebesar Rp8.032.500.000 atau sekitar Rp8,03 miliar melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Menurut Kaonang, pemberian bonus tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengapresiasi perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh pihak yang berkontribusi terhadap prestasi olahraga Kota Tangerang.

“Bonus ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah atas kerja keras dan perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama Kota Tangerang. Bonus ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan prestasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, Dispora Kota Tangerang terus mendorong pembinaan olahraga melalui penjaringan bibit atlet potensial, peningkatan kualitas pelatih, serta penguatan program latihan agar atlet daerah mampu bersaing dalam berbagai kompetisi mendatang.

Bonus tersebut diberikan kepada atlet, pelatih, asisten pelatih, manajer, dan ofisial yang terlibat dalam perjuangan kontingen Kota Tangerang di Popda XII dan Peparpeda IX Banten 2026.

Dalam ajang tersebut, kontingen Kota Tangerang berhasil mengumpulkan 296 medali, terdiri atas 266 medali dari 26 cabang olahraga Popda, yakni 106 emas, 75 perak, dan 85 perunggu.

Sementara itu, dari empat cabang olahraga Peparpeda, kontingen Kota Tangerang meraih 30 medali, terdiri atas 17 emas, 10 perak, dan tiga perunggu.

Capaian tersebut menjadi modal bagi Kota Tangerang untuk memperkuat pembinaan atlet pelajar sekaligus meningkatkan daya saing olahraga daerah di tingkat yang lebih tinggi.(Wil)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *