Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Pemkot Tangerang Kerahkan Armada Tangki Air Atasi Kekeringan di Kunciran Jaya

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang. Selain mengerahkan armada tangki air untuk memenuhi kebutuhan warga, Pemkot juga menyiapkan langkah mitigasi guna mengantisipasi kekeringan yang berpotensi berlangsung berkepanjangan.

Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, meninjau langsung empat titik terdampak kekeringan di Kelurahan Kunciran Jaya, Selasa (13/10/2026). Keempat lokasi tersebut berada di RT 03/RW 02, RT 04/RW 03, RT 02/RW 02, dan RT 05/RW 03.

Maryono mengatakan, peninjauan dilakukan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat yang disampaikan melalui pihak kelurahan sekaligus memastikan kebutuhan air bersih warga mendapatkan penanganan.

“Saat ini yang kita survei ada empat titik untuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat melalui kelurahan,” ujar Maryono.

Dalam penanganan tersebut, Pemkot Tangerang melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Perumda Tirta Benteng, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Palang Merah Indonesia (PMI).

BPBD mengerahkan armada pemadam kebakaran untuk membantu distribusi air, sedangkan Perumda Tirta Benteng turut memasok air bersih menggunakan truk tangki. Secara keseluruhan, hingga 10 unit armada pemadam kebakaran dan lima truk tangki air Perumda Tirta Benteng disiapkan untuk melayani kebutuhan warga secara bergiliran.

Langkah tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih selama kondisi kekeringan masih berlangsung. Distribusi air secara berkala diharapkan dapat meringankan beban warga yang mengalami keterbatasan pasokan air.

Siapkan Mitigasi Kekeringan

Selain penyaluran bantuan air bersih, Pemkot Tangerang menyiapkan langkah mitigasi agar penanganan kekeringan tidak hanya bergantung pada distribusi air menggunakan mobil tangki.

Upaya tersebut akan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Perkim), Perumda Tirta Benteng, serta Kecamatan Pinang.

Sejumlah langkah yang direncanakan antara lain pembuatan sumur resapan dan galian air untuk mendukung ketersediaan air tanah. Upaya ini disiapkan sebagai bagian dari penanganan jangka panjang, terutama apabila kondisi kekeringan terus berlanjut.

Terkait dugaan adanya pengaruh proyek pembangunan di sekitar lokasi terhadap kondisi kekeringan, Maryono mengatakan pihaknya belum dapat memastikan penyebabnya. Pasalnya, kekeringan juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah lainnya.

Karena itu, diperlukan peninjauan lebih lanjut untuk mengetahui faktor yang memengaruhi berkurangnya ketersediaan air di wilayah terdampak.

Maryono juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk memperkuat semangat gotong royong dalam membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga selama musim kemarau.

Sementara itu, mengenai rencana pelaksanaan salat Istisqa sebagai ikhtiar memohon hujan, Maryono menyampaikan bahwa Pemkot Tangerang masih berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang.

Pemkot berharap penyaluran bantuan air bersih yang disertai langkah mitigasi dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mengantisipasi dampak kekeringan di wilayah Kota Tangerang.(Wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *