Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Viral Ibu dan Bayi Terjatuh Polisi Buru Terduga Pelaku Curanmor

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Cikupa, Polresta Tangerang, menyelidiki video viral yang memperlihatkan seorang ibu bersama bayinya terjatuh dari sepeda motor. Peristiwa tersebut sempat dinarasikan sebagai aksi penjambretan.

Dalam narasi video yang beredar, kejadian itu disebut berlangsung pada 9 Oktober 2026 di Jalan Raya Serang Km 13, Desa Sukadamai, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah menerima informasi mengenai peristiwa tersebut.

“Kami langsung melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut,” kata Syamsul, Minggu (10/10/2026).

Menurut Syamsul, petugas Unit Reskrim telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta mengumpulkan petunjuk untuk mengungkap kejadian sebenarnya.

Berdasarkan keterangan saksi yang diperoleh sementara, peristiwa tersebut diduga bukan penjambretan, melainkan berkaitan dengan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Ibu yang terjatuh bersama bayinya disebut merupakan pemilik sepeda motor yang diduga dicuri. Ia terjatuh saat mengejar terduga pelaku pencurian kendaraan tersebut.

“Kami saat ini melakukan pendalaman dan melaksanakan pengejaran terhadap terduga pelaku,” terang Syamsul.

Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor kepada pihak kepolisian. Syamsul juga meminta masyarakat tetap tenang dan memastikan pihaknya akan menindaklanjuti kasus tersebut. (dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *