Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

390 Lansia Kota Tangerang Diwisuda, Sachrudin: Tetap Aktif di Setiap Fase Kehidupan

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Sebanyak 390 warga lanjut usia (lansia) di Kota Tangerang mengikuti Wisuda Sekolah Lansia Angkatan ke-2 di Ruang Al Amanah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (7/10/2026).

Wali Kota Tangerang H. Sachrudin mengatakan, bertambahnya usia tidak seharusnya menjadi alasan bagi seseorang untuk berhenti belajar, beraktivitas, dan berkontribusi dalam kehidupan sosial.

Menurutnya, semakin panjang usia masyarakat, semakin penting pula memastikan setiap fase kehidupan dapat dijalani secara sehat, aktif, mandiri, dan bermakna.

“Yang bertambah bukan hanya usia, tetapi juga pengetahuan, pengalaman, semangat, dan kemampuan untuk tetap menjalani kehidupan dengan baik. Kita tidak hanya ingin masyarakat memiliki usia yang panjang, tetapi juga menikmati kehidupan yang berkualitas,” ujar Sachrudin saat mewisuda para peserta.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Tangerang dan Sekretaris Daerah Kota Tangerang.

Sachrudin menuturkan, perhatian terhadap kualitas hidup lansia semakin penting seiring meningkatnya Angka Harapan Hidup (AHH) masyarakat Kota Tangerang. Pada 2024, AHH Kota Tangerang tercatat 75,50 tahun dan meningkat menjadi 75,83 tahun pada 2025.

“Angka harapan hidup yang terus meningkat tentu menjadi kabar baik. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana tambahan usia tersebut diisi dengan kesehatan, aktivitas, kemandirian, dan kualitas hidup yang baik. Di sinilah perhatian kita kepada para lansia menjadi penting,” jelasnya.

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) terus mendorong terciptanya lingkungan yang ramah lansia.

Upaya tersebut dilakukan dengan memberikan ruang bagi kelompok usia lanjut untuk terus belajar, bersosialisasi, menjaga kemandirian, serta menjalani kehidupan secara aktif dan berkualitas.

Sachrudin mengatakan, Sekolah Lansia menjadi salah satu wadah yang disiapkan pemerintah untuk mendukung tujuan tersebut. Program itu tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mendorong para lansia agar tetap aktif, produktif, dan memiliki peran di tengah masyarakat.

“Sekolah Lansia bukan hanya tempat untuk menambah pengetahuan. Ini adalah ruang untuk mempersiapkan masa lanjut usia agar tetap sehat, aktif, mandiri, produktif, dan bermartabat. Lansia tangguh adalah mereka yang tetap aktif menjalani hari, mandiri dalam keseharian, dan produktif sesuai kemampuan,” katanya.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar menjelaskan, 390 peserta yang diwisuda berasal dari 13 Sekolah Lansia yang tersebar di masing-masing kecamatan. Setiap sekolah mengirimkan 30 peserta.

Menurut Tihar, para peserta mendapatkan pembelajaran yang dirancang untuk mendukung terwujudnya lansia tangguh.

“Para peserta mengikuti pembelajaran yang dirancang untuk mendukung terwujudnya Lansia Tangguh. Kurikulumnya mencakup tujuh dimensi kehidupan, yaitu spiritual, fisik, emosional, intelektual, sosial kemasyarakatan, profesional vokasional, serta lingkungan,” jelas Tihar.

Program Sekolah Lansia tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia di Kota Tangerang, sekaligus memperkuat peran lansia agar tetap aktif dan mandiri dalam kehidupan bermasyarakat.(wil/dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *