Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Dinsos “Buru” Keluarga Ibu dan Anak Terlantar

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Laporan masyarakat langsung ditindaklanjuti Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial Kota Tangerang. Seorang ibu bersama anaknya yang berjualan tisu di pinggir Jalan Daan Mogot, Kelurahan Batuceper, Kota Tangerang, mendapat penanganan petugas, Senin (5/10/2026).

Kepala Dinsos Kota Tangerang Acep Wahyudi mengatakan, petugas bergerak setelah menerima laporan masyarakat sekitar pukul 08.58 WIB. TRC kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi keduanya sekaligus melakukan asesmen awal.

”Setelah menerima laporan sekitar pukul 08.58 WIB, petugas TRC langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi dan memberikan penanganan kepada keduanya. Dari hasil asesmen awal, ibu dan anak tersebut dalam kondisi sehat,” ungkap Acep Wahyudi.

Di lokasi, petugas menemukan Purwati bersama anaknya yang tengah berjualan tisu. Kepada petugas, Purwati mengaku berasal dari Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, dan masih memiliki sanak saudara di daerah asalnya.

Purwati juga menyampaikan bahwa dirinya telah tinggal di sebuah ruko di kawasan Jalan Lio Baru, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari, selama sekitar dua bulan.

Sebelumnya, ia berjualan di sekitar ruko tersebut. Namun, karena pembeli tidak banyak, Purwati kemudian memilih berjualan di pinggir jalan.

Setelah dilakukan penanganan di lokasi, TRC Dinsos membawa ibu dan anak tersebut ke rumah singgah untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

”TRC Dinsos kemudian membawa ibu dan anak tersebut ke rumah singgah untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Setelah itu, keduanya diantarkan kembali ke tempat tinggalnya dan diberikan imbauan agar tidak kembali beraktivitas atau berjualan di pinggir jalan yang dapat membahayakan keselamatan,” papar Acep.

Acep mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Dinsos Kota Tangerang merespons laporan masyarakat sekaligus memastikan warga yang membutuhkan penanganan sosial memperoleh perlindungan dan pendampingan sesuai kebutuhannya.

”Saat ini, ibu dan anaknya sudah diantar ke rumah kontrakannya. Serta diimbau untuk tidak berjualan dipinggir jalan yang memberi kesan terlantar dan membahayakan. Jika, ditemukan kembali terlantar maka akan dikembalikan ke daerah asalnya,” tegas Acep.

Selanjutnya, Dinsos Kota Tangerang akan melakukan penelusuran keluarga Purwati di Kabupaten Banjarnegara. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya reunifikasi keluarga agar ibu dan anak tersebut dapat kembali terhubung dengan keluarga di daerah asal.

Dinsos Kota Tangerang juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif menyampaikan laporan apabila menemukan warga yang membutuhkan penanganan sosial.

Laporan tersebut menjadi salah satu pintu bagi petugas untuk melakukan asesmen, memberikan bantuan sesuai kebutuhan, serta menentukan langkah penanganan berdasarkan kondisi masing-masing warga. (wil/dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *