Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Dapatkan Berita Terbaru Setiap Hari

Dapatkan Berita Terbaru Setiap Hari

Masukkan alamat email Anda untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Tangerang Raya.

Gratis, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Sachrudin Sampaikan Tiga Aspirasi Strategis ke Kemendagri, Minta Dukungan Pusat untuk Perkuat Fiskal hingga Digitalisasi

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menyampaikan tiga isu strategis yang memerlukan dukungan Pemerintah Pusat, yakni penguatan kapasitas fiskal daerah, pengelolaan sampah berkelanjutan, dan penguatan pemerintahan berbasis digital.

Aspirasi tersebut disampaikan Sachrudin saat mengikuti Forum Rembuk dan Bincang-bincang Otonomi Daerah Antar Kepala Daerah dan Kementerian Dalam Negeri (Reboan) yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) Kemendagri secara daring dari Ruang Rapat Wali Kota, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (5/8/2026).

Menurut Sachrudin, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting untuk mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kami berharap adanya dukungan Pemerintah Pusat, terutama dalam peningkatan kapasitas fiskal untuk percepatan pembangunan infrastruktur perkotaan, pengembangan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan, serta penyempurnaan kebijakan dan layanan pemerintahan berbasis digital,” ujar Sachrudin.

Ia menjelaskan, kemandirian fiskal daerah harus berjalan seiring dengan dukungan pemerintah pusat, baik melalui pendanaan, regulasi, maupun pemanfaatan teknologi.

Menurutnya, penguatan transfer ke daerah melalui Transfer ke Daerah (TKD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), serta Dana Bagi Hasil (DBH) sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kapasitas fiskal pemerintah daerah.

“Selain dukungan pendanaan, kami juga membutuhkan penyederhanaan regulasi, kepastian kebijakan, penguatan pembinaan, serta integrasi sistem informasi dan layanan digital agar penyelenggaraan pemerintahan semakin efektif,” jelasnya.

Sachrudin menegaskan, kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah akan memastikan setiap kebijakan dapat diterapkan secara tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Produk Hukum Daerah Kemendagri, Imelda, mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dilakukan Pemerintah Kota Tangerang, terutama dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Menurutnya, Kota Tangerang telah menunjukkan kinerja yang baik sebagai daerah penyangga ibu kota dan dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah lainnya.

“Kota Tangerang memiliki banyak program prioritas dan capaian yang baik, termasuk dalam penerapan SPBE. Hal ini perlu terus ditingkatkan dan dapat menjadi role model bagi daerah lain. Saya ikut bangga menjadi warga Kota Tangerang,” kata Imelda.

Forum Reboan yang rutin digelar setiap Rabu menjadi wadah dialog antara pemerintah daerah dan Kementerian Dalam Negeri untuk membahas berbagai dinamika serta tantangan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Forum tersebut diikuti kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia. Berbagai aspirasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti oleh kementerian dan lembaga terkait atau menjadi bahan pembahasan pada pertemuan berikutnya. (wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *